
POPNEWS.ID – Sebanyak 172 pembalap dengan total 240 starter meramaikan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Motor Kalimantan Timur (Kaltim) Putaran VII Exrider Kaltim-Tara Cup Race 2026 di Sirkuit Kalan, Samarinda, pada 10–11 Oktober 2026.
Kejuaraan yang mempertandingkan 20 kelas ini menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus mendorong perkembangan olahraga otomotif di daerah.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri membuka kejuaraan tersebut pada Minggu (11/10/2026).
Ia berharap ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan di lintasan, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi di dunia balap motor.
Dorong Pembinaan dan Cegah Balap Liar
Saefuddin menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berharap olahraga otomotif terus berkembang dan memperoleh dukungan yang lebih baik.
Menurutnya, kompetisi resmi seperti Kejurprov dapat menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara terarah.
“Harapan saya, atas nama Pemerintah Kota Samarinda, semoga otomotif di Kota Samarinda bisa berjalan terus dan bisa lebih baik,” ujarnya.
Ia menilai pembinaan melalui kompetisi juga dapat membantu mencegah aksi balap liar yang membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Karena itu, ia meminta para pembalap menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kedisiplinan, dan mengutamakan keselamatan selama bertanding.
Saefuddin juga mengingatkan penonton agar tidak memasuki lintasan.
Ia menekankan bahwa balap motor memiliki risiko tinggi sehingga penyelenggara dan penonton harus menjaga area pertandingan tetap steril demi keselamatan bersama.
Targetkan Pembalap Kaltim Berprestasi
Saefuddin berharap Kejurprov menjadi bagian dari pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Melalui kompetisi dan pendampingan yang konsisten, pembalap asal Kaltim diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional serta mengharumkan nama daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya transfer pengalaman dari pembalap senior kepada generasi muda yang sedang meniti karier.
Kehadiran komunitas Exrider dalam kejuaraan ini dinilai dapat memperkuat pembinaan sekaligus membangun ekosistem olahraga otomotif yang lebih baik.
Sirkuit Kalan Berpeluang Mendapat Pengembangan
Dukungan terhadap pengembangan fasilitas balap turut disampaikan Pembina Exrider Indonesia, Andi Iwan N. Karumpa.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan rencana penganggaran sekitar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar pada awal tahun mendatang untuk mempercantik Sirkuit Kalan.
Ia menyatakan pengurus nasional akan mengawal rencana tersebut agar pengembangan sirkuit mendapat perhatian.
Peningkatan fasilitas diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kompetisi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan pembalap.
Kejuaraan ini juga dihadiri Ketua Exrider Indonesia Dicky Setiawan dan Penasihat Exrider Indonesia H. Asep Hendro bersama jajaran pengurus pusat.
Kehadiran para mantan pembalap nasional tersebut mempererat silaturahmi sekaligus memberikan motivasi kepada peserta.
Melalui 20 kelas yang dipertandingkan, Kejurprov Kaltim Putaran VII diharapkan mampu memperkuat pembinaan balap motor dan mendorong Sirkuit Kalan menjadi pusat kompetisi serta pengembangan talenta otomotif di Kaltim. (*)



