NewsRegional

SITEPIAN BBM Hadir, Pengelolaan BBM Kendaraan Operasional Samarinda Makin Terintegrasi

POPNEWS.ID – Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Samarinda, Dilan Wewengkang, meluncurkan program aksi perubahan SITEPIAN BBM (Sistem Terintegrasi Pengendalian dan Akuntabilitas BBM), Kamis (24/9/2026).

Peluncuran berlangsung di Ruang Rapat Mangkupalas Lantai II Balaikota Samarinda.

Sekretaris Daerah Samarinda Neneng Chamelia Shanti menghadiri kegiatan tersebut bersama Plt Asisten III, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, seluruh Kepala Bagian Setda Samarinda, serta para pengguna dan pemegang kendaraan operasional roda empat dan roda dua.

Dilan menjelaskan, SITEPIAN BBM hadir untuk memperkuat pengendalian dan akuntabilitas dalam pengelolaan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan operasional.

Program ini tidak hanya mengubah dokumen manual menjadi digital, tetapi juga mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan BBM.

“Melalui SITEPIAN BBM, kami ingin membangun tata kelola BBM yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” jelas Dilan dalam paparannya.

Ia menyebut sejumlah persoalan masih muncul dalam pengelolaan administrasi BBM.

Petugas masih melakukan pencatatan dan rekapitulasi secara manual.

Selain itu, pengelola belum mendokumentasikan bukti transaksi secara optimal dan belum memiliki sistem pengendalian berbasis data yang terintegrasi.

Kondisi tersebut juga membuat proses penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu.

Bagian Umum kemudian merancang SITEPIAN BBM untuk menjawab persoalan tersebut.

Integrasikan Pencatatan hingga Monitoring

Melalui sistem ini, pengelola dapat mengintegrasikan pencatatan transaksi, penyimpanan bukti digital, proses verifikasi dan validasi, hingga akuntabilitas penggunaan BBM.

Sistem juga menyediakan dashboard monitoring untuk membantu pengelola memantau penggunaan BBM secara lebih cepat.

Data yang tersaji secara terintegrasi dapat membantu organisasi memperoleh informasi penggunaan BBM secara lebih tepat waktu.

Kondisi ini sekaligus mendukung proses pengendalian dan pengambilan keputusan.

Dilan menilai digitalisasi tersebut juga dapat mengurangi pekerjaan administrasi yang berulang.

Pengelola dapat menekan risiko kehilangan maupun kerusakan dokumen karena bukti transaksi tersimpan secara digital.

Bangun Transparansi dan Akuntabilitas

SITEPIAN BBM diharapkan mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas penggunaan BBM kendaraan operasional di lingkungan Sekretariat Daerah Samarinda.

Sistem tersebut juga mendorong pengawasan yang lebih efektif karena pengelola dapat memanfaatkan data dalam proses monitoring.

Dalam materi penutup, Dilan menegaskan bahwa SITEPIAN BBM membutuhkan komitmen bersama.

Ia berharap seluruh pengguna kendaraan operasional dapat mendukung penerapan sistem agar program tersebut memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Dengan penerapan SITEPIAN BBM, Bagian Umum Setda Samarinda mendorong pengelolaan BBM menuju sistem yang lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan efisien. (*)

Show More
Back to top button