
POPNEWS.ID – Jumlah pengikut Instagram Ed Sheeran mengalami penurunan hampir 500.000 dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data Social Blade yang dilaporkan sejumlah media, penurunan tersebut berlangsung ketika kontroversi mengenai keluarnya rapper Macklemore dari tur Sheeran terus menjadi perhatian publik.
Data tersebut menunjukkan jumlah pengikut Sheeran berada di kisaran 47,2 juta per 23 September 2026. Penurunan mulai terlihat pada 15 September, sehari setelah promotor mengumumkan bahwa Macklemore tidak lagi menjadi penampil pembuka dalam sisa tur Amerika Serikat Sheeran.
Pengikut Ed Sheeran Turun Sejak 15 September
Social Blade mencatat penurunan hampir 150.000 pengikut pada 15 September. Jumlah tersebut kembali turun sekitar 150.000 pada hari berikutnya dan sekitar 98.000 pada 17 September.
Tren penurunan kemudian berlanjut hingga akhir pekan ketika Sheeran kembali tampil di Philadelphia. Dalam konser tersebut, ia membicarakan kontroversi yang melibatkan Macklemore serta menyampaikan permintaan maaf kepada penggemarnya.
Kontroversi Bermula dari Seruan Macklemore
Persoalan tersebut bermula setelah Macklemore menyampaikan dukungan kepada Palestina ketika tampil dalam rangkaian tur Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September.
Macklemore menyerukan dukungan untuk Palestina dan membawakan “Hind’s Hall”, lagu yang ia rilis pada 2024 dan berkaitan dengan isu Palestina.
Setelah pernyataan tersebut, sejumlah pihak mendorong agar Macklemore keluar dari sisa jadwal tur Sheeran. Messina Touring Group, selaku promotor tur Amerika Serikat, kemudian menyatakan bahwa sejumlah venue tidak bersedia menggelar pertunjukan jika Macklemore tetap masuk dalam daftar penampil.
Sheeran Sebut Keputusan Bukan Darinya
Sheeran kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak mengambil keputusan untuk mengeluarkan Macklemore dari tur.
Dalam pernyataannya, Sheeran mengatakan promotor mengambil keputusan tersebut setelah sejumlah pengelola stadion menyatakan keberatan terhadap kehadiran Macklemore. Sheeran juga mengatakan dirinya sempat berusaha menjadi penengah antara pihak-pihak yang terlibat.
Promotor Messina Touring Group sebelumnya menyatakan bahwa sejumlah venue tidak akan menggelar konser dengan Macklemore sebagai bagian dari jajaran penampil. Menurut promotor, kondisi tersebut dapat berdampak pada kelangsungan pertunjukan dan ratusan ribu penonton.
Sejumlah Musisi Mundur dari Tur
Kontroversi tersebut kemudian memengaruhi jajaran penampil lain dalam tur Sheeran.
Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga memilih mundur dari rangkaian pertunjukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore. Band pendukung Sheeran juga meninggalkan tur tersebut.
Akibatnya, Sheeran melanjutkan sejumlah konser tanpa jajaran penampil pembuka yang sebelumnya masuk dalam rencana tur.
Ed Sheeran Bicara soal Gaza di Philadelphia
Sheeran kemudian membahas kontroversi tersebut saat tampil di Philadelphia. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengomentari situasi kemanusiaan di Gaza.
Sheeran menggambarkan kondisi di Gaza sebagai sesuatu yang “catastrophic” dan “unjustifiable”. Ia juga mengatakan bahwa dirinya ingin konser tetap menjadi ruang yang menyatukan orang dengan latar belakang dan pandangan berbeda.
Pernyataan tersebut membuat kontroversi tidak hanya berkaitan dengan keluarnya Macklemore dari tur, tetapi juga berkembang menjadi perdebatan mengenai kebebasan berekspresi, posisi musisi terhadap isu politik, serta hubungan antara artis, promotor, dan pengelola venue.
Sementara itu, jumlah pengikut Instagram Sheeran terus menjadi perhatian setelah Social Blade mencatat penurunan hampir 500.000 akun dalam periode sekitar sepekan hingga 23 September 2026. Data tersebut menunjukkan perubahan jumlah pengikut, tetapi tidak secara langsung menjelaskan alasan setiap pengguna berhenti mengikuti akun sang penyanyi.
(Redaksi)

