Sports

Jamie Carragher Soroti Respons CEO Manchester City soal Pelanggaran Finansial

POPNEWS.ID – Jamie Carragher mempertanyakan respons CEO Manchester City, Ferran Soriano, setelah klub tersebut dinyatakan bersalah dalam perkara pelanggaran aturan finansial Premier League.

Carragher menyoroti pernyataan Soriano yang menyebut adanya “konspirasi” dan “fakta alternatif” dalam merespons putusan komisi independen.

Mantan pemain Liverpool itu menilai pernyataan tersebut tidak sejalan dengan proses panjang yang telah berlangsung dalam perkara Manchester City.

Carragher Bandingkan Soriano dengan Donald Trump

Carragher menyampaikan komentarnya seperti dilansir The Telegraph. Ia menilai respons Soriano mengingatkannya pada gaya pernyataan Donald Trump.

“Ferran Soriano terdengar lebih mirip Donald Trump saat menyinggung soal ‘konspirasi’ dan melontarkan serangkaian ‘fakta alternatif’,” bukanya.

Carragher kemudian mempertanyakan pernyataan Soriano yang menggambarkan putusan tersebut sebagai sebuah pendapat.

“Pernyataan-pernyataannya tidak masuk akal dan keliru secara faktual ketika dia bersikeras bahwa mereka tidak melakukan kesalahan apa pun dan mencoba menggambarkan vonis tersebut sebagai sekadar ‘pendapat’, padahal keputusan itu didasarkan pada penyelidikan dan argumen hukum selama bertahun-tahun,” paparnya.

Komisi Independen Nyatakan Manchester City Bersalah

Premier League mengumumkan pada 29 September 2026 bahwa komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran serius aturan finansial liga selama periode sembilan musim. Komisi juga menemukan sebagian besar dakwaan terkait kegagalan klub bekerja sama dalam penyelidikan.

Menurut Premier League, komisi menemukan sejumlah pengaturan komersial yang disebut “sham contracts”, laporan keuangan yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya, serta pelanggaran terhadap batas pengeluaran Premier League dan UEFA.

Komisi juga menyimpulkan Manchester City melakukan beberapa pelanggaran terhadap kewajiban kerja sama selama proses penyelidikan.

Manchester City Ajukan Banding

Putusan komisi independen tersebut belum menjadi akhir dari proses hukum. Manchester City memiliki hak untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Pada Jumat (2/10/2026), Premier League mengonfirmasi Manchester City telah mengajukan banding kepada Ketua Judicial Panel. Proses banding akan berlangsung di hadapan Appeal Board secara tertutup dan rahasia hingga hasilnya dapat dipublikasikan.

Sementara itu, Premier League masih harus menjalankan proses terkait sanksi atas pelanggaran yang telah diputuskan komisi independen. Liga menyebut jenis sanksi dapat mencakup denda, pengurangan poin, maupun sanksi olahraga lainnya.

Carragher Soroti Dugaan Manipulasi Pendapatan

Carragher juga menyinggung kecurigaan yang selama ini muncul terkait nilai pendapatan komersial Manchester City.

“Bahkan kami yang sejak lama mencurigai City memanipulasi nilai pendapatan komersial mereka, bahwa mereka memperoleh penghasilan lebih besar dari sumber tersebut dibandingkan klub terbesar dunia Real Madrid, tetap terkejut melihat betapa tegasnya pernyataan yang ada,” tutupnya.

Putusan komisi independen menyebut skema tertentu yang melibatkan sejumlah mitra komersial membuat Manchester City mencatat pendapatan lebih tinggi dan biaya lebih rendah. Premier League menyatakan nilai dampaknya melebihi 900 juta poundsterling selama periode yang terdampak.

Proses tersebut kini berlanjut ke tahap banding. Karena itu, hasil akhir perkara dan sanksi terhadap Manchester City masih menunggu keputusan pada tahapan berikutnya.

(Redaksi)

Show More
Back to top button