
POPNEWS.ID — DPRD Samarinda menyoroti kerusakan parah yang terjadi di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Sungai Kunjang.
Hal itu akibat tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari di jalan tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan persoalan Jalan Ir Sutami tidak bisa hanya diselesaikan dengan memperbaiki badan jalan.
Menurutnya, pemerintah perlu melihat kembali kesesuaian fungsi kawasan dengan kondisi infrastruktur yang tersedia.
Aktivitas pergudangan membuat truk dan kontainer rutin melintas di ruas tersebut.
Beban kendaraan yang tinggi dinilai menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan jalan.
“Persoalannya bukan sekadar jalan diperbaiki, tetapi bagaimana aktivitas kendaraan berat itu disesuaikan dengan kemampuan jalan. Kalau kondisinya tidak mendukung, kerusakan akan kembali terjadi,” ujar Deni, Selasa (6/10/2026).
Atas kondisi tersebut, ia mendorong agar penataan kawasan pergudangan turut menjadi bagian dalam pembahasan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda.
Deni menyebut pemindahan kawasan pergudangan ke lokasi yang memiliki jaringan jalan dengan standar untuk kendaraan industri dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang.
“Kalau memang kawasan itu tidak lagi sesuai untuk menampung aktivitas kendaraan berat, kami akan mendorong agar penataannya dikaji dalam perubahan RTRW,” ucapnya.
Politisi Gerindra ini menilai penertiban kendaraan berat yang selama ini dilakukan belum cukup untuk menyelesaikan persoalan.
Langkah tersebut perlu dibarengi dengan kebijakan mengenai peruntukan kawasan dan pengaturan jalur kendaraan.
Selain Jalan Ir Sutami, persoalan serupa ditemukan di kawasan Lok Bahu yang menjadi akses menuju Jongkang dan Tenggarong.
Ruas yang relatif sempit tersebut juga masih dilalui truk tronton dan kontainer.
Komisi III DPRD Samarinda berencana melibatkan Dinas Perhubungan, kepolisian melalui bidang lalu lintas dan angkutan jalan, serta Dinas PUPR untuk membahas pengaturan kendaraan berat dan penanganan kerusakan jalan tersebut. (Adv)


