NewsRegional

30 Lansia Santa Matilda Diwisuda, DPPKB Samarinda Targetkan 500 Peserta pada 2027

POPNEWS.ID – Sebanyak 30 peserta Sekolah Lansia Santa Matilda resmi mengikuti prosesi wisuda dalam kegiatan bertajuk Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat Tahun 2026 di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Mangkupalas, Samarinda, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang digagas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda itu menjadi bagian dari implementasi program Sidaya (Lansia Berdaya).

Program tersebut mendorong para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani, mengatakan pemerintah perlu memberi perhatian terhadap peningkatan jumlah penduduk lanjut usia.

Data DPPKB menunjukkan jumlah lansia di Samarinda meningkat dari 85.740 jiwa pada 2024 menjadi 90.980 jiwa pada 2025.

Pada periode yang sama, usia harapan hidup juga naik dari 75,51 tahun menjadi 75,89 tahun.

“Pertambahan jumlah lansia menjadi tantangan sekaligus peluang. Kita ingin para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,” kata Deasy.

Menurut Deasy, peningkatan usia harapan hidup harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup.

Pemerintah juga mendorong masyarakat melihat lansia sebagai kelompok yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan untuk terus berkontribusi.

Belajar 12 Pertemuan

Sekolah Lansia Santa Matilda menerapkan konsep pendidikan sepanjang hayat atau long life education.

Sebanyak 30 peserta mengikuti pembelajaran selama 12 pertemuan setiap Jumat, mulai 10 April hingga 3 Juli 2026.

Peserta tertua berusia 79 tahun, sedangkan peserta termuda berusia 60 tahun.

Mereka mempelajari tujuh dimensi Lansia Tangguh, yakni spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional, dan lingkungan.

Selain mengikuti pembelajaran, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Setelah menuntaskan seluruh pertemuan, mereka menerima sertifikat dalam prosesi wisuda.

Targetkan 500 Peserta pada 2027

Staf Ahli Wali Kota Samarinda Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sucipto Wasis, yang mewakili Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap program tersebut.

Ia juga mengapresiasi Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Mangkupalas yang mendukung dan memfasilitasi kegiatan melalui dana swadaya non-APBD.

Sucipto berharap para peserta tidak berhenti belajar setelah mengikuti wisuda.

Ia mendorong para lansia terus berkarya serta membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada keluarga dan generasi berikutnya.

Pemkot Samarinda melalui DPPKB selanjutnya akan mendorong pengembangan Sekolah Lansia di lebih banyak kecamatan dan kelurahan.

DPPKB menargetkan sekitar 500 peserta lansia dapat mengikuti wisuda pada 2027.

Kegiatan ditutup dengan penampilan paduan suara para wisudawan yang menunjukkan semangat mereka untuk terus belajar, berkarya, dan memberi manfaat bagi lingkungan. (*)

Show More
Back to top button