POPNEWS.ID – Langkah Inggris menuju babak semifinal Piala Dunia 2026 mendapat gangguan serius.
Thomas Tuchel kini dipaksa mencari formula baru setelah krisis bek kanan melanda skuadnya menjelang pertandingan krusial melawan Norwegia.
Inggris sebelumnya mengandalkan Reece James sebagai bek kanan utama, tetapi pemain Chelsea itu masih menjalani pemulihan cedera hamstring.
Meski kondisinya mulai membaik, tim pelatih belum bisa memastikan James tampil penuh menghadapi Norwegia.
Tuchel juga kehilangan opsi alternatif setelah Djed Spence mengalami masalah kebugaran.
Spence sempat tampil pada menit-menit akhir pertandingan babak 16 besar melawan Meksiko, tetapi kondisinya terlihat belum sepenuhnya fit.
Masalah Inggris semakin berat setelah FIFA memastikan Jarell Quansah tidak dapat bermain akibat kartu merah langsung yang ia terima dalam laga kontra Meksiko di Stadion Azteca.
Upaya banding Inggris pun diperkirakan sulit mengubah keputusan tersebut.
Ezri Konsa Jadi Pilihan Darurat Hadapi Ancaman Haaland
Jika James dan Spence belum pulih tepat waktu, Tuchel kemungkinan besar akan mengambil langkah darurat dengan memainkan Ezri Konsa sebagai bek kanan.
Keputusan tersebut akan membuat John Stones kembali mengisi posisi bek tengah bersama Marc Guehi.
Namun, rencana itu tetap menyimpan risiko.
Stones belum menunjukkan kondisi terbaik setelah mengalami masalah kebugaran sepanjang turnamen.
Pemain yang pernah memperkuat Manchester City tersebut bahkan sempat kehilangan tempat utama setelah tampil kurang meyakinkan pada pertandingan awal melawan Kroasia.
Inggris memang berhasil menunjukkan pertahanan solid ketika mengalahkan Meksiko meski bermain dengan 10 pemain.
Lini belakang The Three Lions mampu menjaga keunggulan dalam tekanan besar dan memperlihatkan mental bertahan yang kuat.
Akan tetapi, menghadapi Norwegia menghadirkan tantangan berbeda.
Inggris harus menghentikan Erling Haaland, salah satu penyerang paling berbahaya di dunia.
Kecepatan, kekuatan fisik, serta kemampuan penyelesaian akhir Haaland dapat menjadi ancaman serius bagi pertahanan Inggris yang kemungkinan tampil dengan susunan darurat.
Tuchel Berpacu dengan Waktu Menjelang Laga Krusial
Thomas Tuchel kini memiliki waktu terbatas untuk menentukan formula terbaik sebelum pertandingan dimulai.
Pelatih asal Jerman itu harus menemukan keseimbangan antara menjaga soliditas pertahanan dan tetap mempertahankan agresivitas permainan Inggris.
Laga melawan Norwegia akan menjadi ujian besar bagi kedalaman skuad Inggris.
Krisis bek kanan yang muncul di fase penting turnamen dapat menentukan perjalanan Harry Kane dan kawan-kawan menuju gelar juara dunia. (*)



