POPNEWS.ID – Proses pemulihan pascakebakaran di BIG Mall hampir rampung.
Manajemen pusat perbelanjaan terbesar di Samarinda itu melaporkan progres renovasi dan perbaikan fasilitas telah mencapai 98–99 persen.
Sejumlah fasilitas utama kini kembali beroperasi dan melayani masyarakat, sementara beberapa pekerjaan akhir masih terus berjalan.
Perkembangan tersebut terungkap dalam audiensi antara manajemen PT Borneo Inti Graha selaku pengelola BIG Mall dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, di Ruang Tamu Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Senin (22/6/2026).
Dalam pertemuan itu, manajemen memaparkan berbagai capaian pemulihan yang telah dilakukan sejak kebakaran terjadi.
Selain mengembalikan fungsi bangunan dan fasilitas utama, pengelola juga memastikan seluruh proses perbaikan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Fasilitas Utama Kembali Beroperasi
Manajemen BIG Mall menyampaikan bahwa sebagian besar area usaha telah siap digunakan kembali.
Berbagai fasilitas publik yang menjadi penunjang aktivitas pengunjung juga telah beroperasi secara normal.
Meski demikian, beberapa pekerjaan lanjutan masih terus dilakukan, salah satunya pembangunan lift panoramik yang menjadi bagian dari peningkatan fasilitas gedung.
Manajemen menargetkan proyek tersebut selesai pada akhir Agustus atau awal September 2026.
Selain fokus pada penyelesaian fisik bangunan, pengelola juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh standar keselamatan, keamanan, dan kelayakan operasional terpenuhi sebelum seluruh kawasan dibuka secara penuh.
Manajemen menargetkan seluruh kawasan usaha, termasuk Fugo Hotel, dapat kembali beroperasi penuh pada awal Juli 2026.
Pemulihan Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Andi Harun menyambut positif perkembangan pemulihan BIG Mall yang dinilai berlangsung lebih cepat dari perkiraan.
Menurutnya, kembalinya aktivitas perdagangan, jasa, dan perhotelan di kawasan tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.
“Saya bisa memahami kondisi yang dihadapi. Saat ini memang kita membutuhkan kerja sama dan sinergi dari semua pihak untuk terus menjaga pergerakan ekonomi daerah,” ujar Andi Harun.
Ia menegaskan bahwa Pemkot akan terus mendukung upaya pemulihan sektor usaha yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Samarinda.
Dengan progres pemulihan yang hampir mencapai 100 persen, BIG Mall diharapkan segera kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemkot Samarinda pun optimistis operasional penuh kawasan tersebut akan meningkatkan perputaran ekonomi, memperkuat sektor perdagangan dan jasa, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kota pada tahun 2026. (*)


