FashionLifestyle

Pilih Hidup Sederhana, Manohara Ungkap Alasan Tak Tergoda Tren Fashion dan Teknologi

POPNEWS.ID – Manohara Odelia Pinot memilih menjalani gaya hidup minimalis dan meninggalkan kebiasaan konsumtif yang dulu identik dengan dunia hiburan.



Model dan aktris yang akrab disapa Mano itu mengaku tidak lagi terpikat mengikuti tren fashion maupun perkembangan teknologi yang terus berganti.

Menurut Manohara, banyak orang, terutama perempuan, sering kali terdorong untuk membeli barang baru hanya karena mengikuti tren.

Karena itu, ia berusaha mengubah pola pikir tersebut dengan membeli barang berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.

“Sebagai perempuan mungkin kita sangat terbawa dengan tren-tren, entah itu tren fashion ataupun teknologi,” ujar Manohara, Minggu (28/6/2026).

Tetap Kenakan Pakaian Lama

Dalam urusan berpakaian, Manohara mengaku tidak merasa perlu terus memperbarui isi lemarinya.

Ia masih mengenakan pakaian yang telah dimilikinya sejak bertahun-tahun lalu karena kualitasnya masih baik dan tetap nyaman digunakan.

Ia menilai kebiasaan membeli pakaian baru hanya demi mengikuti tren dapat memicu perilaku konsumtif yang sebenarnya bisa dihindari.

Karena itu, ia memilih memaksimalkan koleksi pakaian yang sudah dimiliki.

“Baju-baju saya banyak yang umurnya sudah lima sampai sepuluh tahun lebih,” ungkapnya.

Bagi Manohara, sebuah pakaian tidak kehilangan nilai hanya karena tren telah berubah.

Selama kondisinya masih layak, pakaian tersebut tetap bisa digunakan dalam berbagai kesempatan.

Ganti Ponsel Hanya Jika Rusak

Prinsip yang sama juga diterapkan Manohara terhadap penggunaan perangkat elektronik, terutama telepon seluler.

Di tengah persaingan produsen yang rutin meluncurkan seri terbaru, ia memilih menggunakan ponselnya hingga benar-benar tidak dapat berfungsi.

Ia mengaku tidak tertarik mengganti perangkat hanya demi memiliki model terbaru atau mengikuti perkembangan teknologi.

“Kalau betul-betul rusak tidak bisa dipakai baru diganti,” tuturnya.

Menurut Manohara, kebiasaan sederhana seperti memperpanjang masa pakai barang mampu memberikan dampak positif yang besar.

Selain mengurangi limbah elektronik yang terus meningkat, langkah tersebut juga membantu menghemat pengeluaran.

“Hal-hal seperti itu yang sangat sangat berdampak ke lingkungan,” ucapnya.

Manohara berharap semakin banyak masyarakat mulai menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak.

Ia meyakini setiap keputusan dalam membeli dan menggunakan barang memiliki pengaruh terhadap kelestarian lingkungan.

Dengan membeli sesuai kebutuhan serta memanfaatkan barang selama masih layak pakai, masyarakat dapat berkontribusi mengurangi pemborosan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan untuk masa depan. (*)

Show More
Back to top button