AdvertorialDPRD Samarinda

DPRD Samarinda Soroti Kinerja OPD, Serapan Anggaran 2026 Jadi Perhatian

POPNEWS.ID – Realisasi penyerapan anggaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja DPRD Samarinda belum mencapai separuh dari total anggaran hingga pertengahan Tahun Anggaran 2026.



Meski rata-rata baru berada di kisaran 33 persen, kondisi tersebut dinilai masih sejalan dengan tahapan pelaksanaan program yang sedang berjalan.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengatakan angka serapan tersebut belum menjadi indikator adanya keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan.

Ia menilai sebagian program masih membutuhkan proses sebelum masuk pada tahap pencairan dan penyelesaian pekerjaan.

“Serapan sekitar 33 persen pada pertengahan tahun masih dalam batas yang wajar. Banyak kegiatan yang saat ini masih berjalan, sehingga realisasinya belum seluruhnya tercatat dalam penyerapan anggaran,” ujar Samri, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, DPRD Samarinda terus memantau perkembangan pelaksanaan program yang dijalankan OPD mitra kerja.

Pengawasan dilakukan agar penggunaan anggaran tidak hanya berorientasi pada tingginya serapan, tetapi juga menghasilkan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Samri menegaskan, OPD tetap harus menjaga ritme pelaksanaan kegiatan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan pada akhir tahun anggaran.

Ia meminta setiap perangkat daerah memperkuat perencanaan dan mempercepat program yang telah masuk dalam agenda kerja.

Selain memantau serapan anggaran, DPRD Samarinda juga menyoroti efektivitas setiap program yang dilaksanakan OPD.

Politisi PKS ini menilai keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari dampak dan hasil yang diberikan.

Samri menyebut pihaknya akan memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan yang belum berjalan optimal.

Sementara itu, program yang mampu mencapai target dan memberikan dampak positif akan terus didukung.

“Kami ingin program yang dijalankan benar-benar menghasilkan manfaat. Kegiatan yang sudah berjalan baik perlu dilanjutkan, sedangkan yang masih memiliki kendala harus segera dievaluasi agar bisa diperbaiki,” pungkasnya. (Adv)

Show More
Back to top button