NewsRegional
Trending

3.420 Mahasiswa KKN Kolaborasi Kaltim Siap Mengabdi, Saefuddin Zuhri Minta Hadirkan Solusi Nyata

POPNEWS.ID – Balai Kota Samarinda menerima kunjungan perwakilan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (14/7/2026).



Para mahasiswa tersebut beraudiensi dengan Wakil Wali Kota Samarinda,  Saefuddin Zuhri, sebelum menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat Kota Tepian.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota itu turut dihadiri Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda Syafarudin serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda.

Mahasiswa yang mengikuti audiensi berasal dari empat perguruan tinggi, yakni Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Mulia, dan Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda.

Dosen Pendamping KKN Kolaborasi, Prof. Dr. Swandari Paramita, menjelaskan program KKN tahun ini memiliki skala besar.

Sebanyak sembilan perguruan tinggi mengirimkan 3.420 mahasiswa untuk mengabdi di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

“Kami ingin membangun sinergi kampus berdampak yang mampu meningkatkan indeks pembangunan desa sekaligus mendukung pencapaian SDGs. Mahasiswa juga belajar beradaptasi dengan masyarakat dan bekerja sama dengan rekan dari berbagai perguruan tinggi,” ujar Swandari.

Empat Pilar Pengabdian Jadi Fokus Program KKN

Swandari menyebut KKN Kolaborasi tidak hanya berfokus pada kegiatan turun ke lapangan.

Program tersebut juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kerja sama lintas kampus dan lintas jurusan.

Tahun ini, KKN Kolaborasi mengusung empat pilar utama, yaitu literasi dan tata kelola, kesehatan dan kesejahteraan, kemandirian ekonomi, serta lingkungan dan teknologi hijau.

Program yang telah dimulai sejak 11 Juli itu akan berlangsung hingga 22 Agustus 2026.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kolaborasi.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda kampus untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari sekaligus membantu pembangunan daerah.

“KKN merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Saefuddin.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengejar jumlah program selama berada di lokasi KKN.

Menurutnya, keberhasilan pengabdian lebih terlihat dari kemampuan mahasiswa membangun komunikasi, memahami kebutuhan warga, dan menghadirkan solusi yang sesuai dengan persoalan masyarakat.

Saefuddin juga meminta peserta KKN mempelajari program prioritas Pemerintah Kota Samarinda, seperti Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya), Kelurahan Digital, percepatan penanganan stunting, serta pengembangan sektor pertanian.

Ketua TWAP Samarinda Syafarudin turut berharap mahasiswa dapat mengenal lebih dekat program pembangunan yang berjalan di Samarinda.

Ia menilai pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata.

Di akhir audiensi, Saefuddin mengapresiasi inisiatif panitia KKN Kolaborasi yang menggelar pertemuan dengan Pemkot Samarinda sebelum kegiatan dimulai.

Ia berharap pengabdian mahasiswa mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)

Show More
Back to top button