News

Viral Penggerebekan di Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Perempuan 19 Tahun Mengaku Tinggal Selama Dua Pekan

POPNEWS.ID – Sebuah video yang memperlihatkan penggerebekan di rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi perbincangan luas di media sosial. Dalam rekaman itu, petugas menemukan seorang perempuan berusia 19 tahun berada di salah satu kamar yang diduga merupakan kamar milik Kalapas.



Video tersebut beredar setelah muncul laporan dugaan perzinahan atau kumpul kebo. Saat penggerebekan berlangsung, perempuan itu mengaku telah berada di rumah dinas tersebut selama sekitar dua minggu.

Kronologi Video Penggerebekan Kalapas Waingapu yang Viral

Rekaman yang viral, salah satunya akun Instagram @medanviralinfo unggah, memperlihatkan sejumlah petugas mendatangi sebuah kamar yang pintunya tertutup rapat. Degan bantuan asisten rumah tangga, petugas kemudian mengetuk pintu hingga akhirnya dibuka oleh seorang perempuan muda.

“Selamat pagi,” sapa salah seorang petugas saat pintu terbuka.

Perempuan itu tampak terkejut ketika melihat sejumlah petugas datang. Selanjutnya, petugas menanyakan hubungan gadis itu dengan pejabat yang menempati rumah dinas tersebut.

“Ada hubungan apa dengan Pak xxxx?” tanya petugas.

Perempuan itu terlihat panik dan berusaha menutupi wajahnya setelah menyadari dirinya direkam. Petugas kemudian meminta agar ia memberikan keterangan secara jujur dan memastikan identitasnya.

“Bukan istrinya xxxx kan? Sejak kapan di sini?” tanya petugas.

“Bukan, baru di sini. Baru saja, dua minggu. Tapi diblur ya tolong,” jawab perempuan tersebut.

Perempuan 19 Tahun Mengaku Sebagai Adik Angkat Kalapas

Petugas juga menanyakan apakah perempuan itu mengetahui bahwa pejabat tersebut telah memiliki istri.

“Tahu,” jawabnya singkat.

Saat menjawab keterangan lebih lanjut, perempuan tersebut mengaku belum menikah dan masih berusia 19 tahun.

“Belum. Masih gadis. Umur 19 tahun,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebut hubungannya dengan Kalapas hanya sebatas saudara angkat.

“Kayak adik angkat gitu. Dia angkat aku sebagai adiknya,” katanya.

Meski demikian, petugas mempertanyakan alasan perempuan tersebut berada dan tidur di kamar yang diduga milik Kalapas.

“Kamu kan tidur di kamar tanpa hubungan keluarga. Hanya menganggap adik-kakak, tapi wajar tidak tidur dengan beliau?” tanya salah seorang petugas.

Petugas lainnya kembali meminta perempuan tersebut memberikan penjelasan secara terbuka terkait keberadaannya di kamar tersebut.

“Jujur saja, tidur dengan Kalapas di sini? Ini kamar Kalapas. Kalau tidak kooperatif, nanti bisa diproses,” ujar petugas.

Keterangan Asisten Rumah Tangga dan Menunggu Klarifikasi Resmi

Dalam video yang beredar, petugas juga meminta keterangan dari asisten rumah tangga yang bekerja di rumah dinas itu. Asisten tersebut membenarkan bahwa perempuan tersebut memang berada di rumah tersebut.

Hingga video tersebut viral di media sosial, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai hasil pemeriksaan maupun tindak lanjut atas dugaan yang menjadi dasar penggerebekan. Karena itu, seluruh dugaan yang muncul masih menunggu klarifikasi dan proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.

(Redaksi)

Show More
Back to top button