AdvertorialDPRD Samarinda
Trending

Deni Hakim Anwar Usul Relokasi Pedagang Polder Air Hitam ke Taman Bebaya

POPNEWS.ID – Ramainya aktivitas pedagang kopi keliling dan pelaku UMKM di kawasan Polder Air Hitam menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.



Namun, di balik meningkatnya aktivitas ekonomi tersebut, muncul persoalan baru berupa penyempitan badan jalan dan parkir semrawut yang dinilai mengganggu keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan pihaknya mendukung penuh perkembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Namun, dirinya mengingatkan bahwa kegiatan usaha tetap harus mematuhi aturan dan tidak memanfaatkan badan jalan, bahu jalan, maupun lajur lalu lintas sebagai lokasi berjualan.

“Kami tentu ingin UMKM terus berkembang, tetapi ruang usaha yang digunakan harus sesuai dengan peruntukannya. Fasilitas jalan tidak boleh dialihfungsikan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan,” ungkap Deni sapaan karibnya, Selasa (28/7/2026).

Lebih lanjut, Deni menilai aktivitas perdagangan di kawasan Polder Air Hitam juga memicu persoalan parkir.

Pasalnya, ketiadaan lahan parkir yang memadai membuat pengunjung maupun masyarakat yang berolahraga di kawasan tersebut memarkir kendaraan di bahu jalan.

“Persoalannya bukan hanya pedagang, tetapi juga kendaraan pengunjung yang akhirnya parkir di lokasi yang bukan diperuntukkan sebagai area parkir. Ini harus menjadi perhatian bersama agar kawasan tetap tertib dan aman,” ucapnya.

Sebagai salah satu alternatif, politisi dari partak Gerindra itu mengusulkan pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, seperti kawasan Taman Bebaya di Jalan Slamet Riyadi, sebagai lokasi usaha yang lebih tertata dan legal.

“Apabila dikelola dengan baik dan disepakati bersama para pelaku UMKM, kawasan tersebut dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru tanpa mengganggu fungsi jalan maupun kenyamanan masyarakat,” Tutup Deni. (ADV)

Show More
Back to top button