
POPNEWS.ID – Aparat kepolisian Los Angeles menggerebek apartemen milik Adva Lavie pada Mei 2025 di kawasan Holt Avenue.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan uang tunai lebih dari US$ 200 ribu, koin, emas batangan, serta senjata api.
Selain itu, petugas juga menyita puluhan pakaian dan sepatu yang diduga hasil pencurian dari sejumlah korban.
Detektif Andrea March mengungkapkan bahwa barang-barang tersebut tersimpan rapi di dalam dua brankas.
Polisi menduga Lavie telah mengumpulkan barang-barang tersebut selama menjalankan aksinya dalam beberapa tahun terakhir.
Diduga Targetkan Pria Kaya Lewat Aplikasi Kencan
Jaksa menuduh Lavie menjalankan modus kejahatan dengan memanfaatkan aplikasi kencan sejak 2023 hingga 2025.
Ia diduga mendekati pria-pria kaya berusia lebih tua di wilayah Los Angeles, termasuk Beverly Hills dan West Hollywood.
Setelah menjalin hubungan, Lavie disebut mencuri barang-barang berharga milik korban.
Tidak hanya itu, ia juga diduga melakukan pemerasan dengan berbagai cara, termasuk ancaman melalui media sosial.
Salah satu korban, Alireza Salehpour, mengaku Lavie meminta uang melalui Apple Pay setelah pertemuan mereka.
Ketika ia menolak, Lavie mengunggah fotonya di Instagram disertai hinaan dan ancaman.
Salehpour akhirnya mengirimkan uang tersebut karena tekanan tersebut.
Korban Lain Alami Kerugian Finansial
Korban lain, Scott Thurman, menemukan sejumlah transaksi mencurigakan pada kartu kreditnya, termasuk pembelian kosmetik dan tiket pesawat.
Sementara itu, Eden Lynn Strelioff melaporkan kehilangan kartu kredit dan uang tunai saat menghadiri acara podcast di Las Vegas.
Polisi menyebut Lavie menggunakan nama samaran “Mia Ventura” saat menjalankan aksinya.
Identitas palsu tersebut memudahkan dirinya menghindari kecurigaan korban.
Lavie menyerahkan diri pada Oktober 2025 dan kini menghadapi enam dakwaan pidana berat, termasuk pencurian besar dan penyalahgunaan identitas.
Meski tidak ditahan, pengadilan mewajibkan Lavie mengenakan gelang GPS, melarangnya bepergian ke luar negeri, serta membatasi interaksinya dengan para korban.
Di tengah kasus ini, terungkap bahwa Lavie bertunangan dengan miliarder Stephen Cloobeck.
Cloobeck bahkan membiayai seluruh proses hukum tunangannya dan menyebut Lavie terjebak dalam sisi gelap pergaulan elite Los Angeles.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan diperkirakan akan terus berkembang seiring proses persidangan berlangsung. (*)
