POPNEWS.ID – Bhayangkara Run 2026 tidak hanya menjadi ajang adu cepat di lintasan, tetapi juga momentum mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Hal itu terlihat dari keikutsertaan sekitar 3.000 peserta dalam kegiatan yang digelar Polresta Samarinda di kawasan Mapolresta Samarinda, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan ini diikuti pelari profesional, komunitas lari, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti lomba sejak pagi.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Prihantoro membuka kegiatan tersebut bersama jajaran Forkopimda dan menyampaikan bahwa Bhayangkara Run menjadi agenda terakhir dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tahun ini setelah upacara puncak pada 1 Juli 2026.
Menurut Endar, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semakin besarnya minat warga terhadap olahraga sekaligus menjadi bukti eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kita mengadakan Bhayangkara Run 2026. Ini merupakan rangkaian terakhir dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 setelah peringatan 1 Juli yang lalu,” ujar Endar.
Dorong Gaya Hidup Sehat
Endar menjelaskan Bhayangkara Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi mencari pelari tercepat, tetapi juga menjadi sarana membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Selain mempertandingkan kategori lari, panitia juga menghadirkan kompetisi best costume yang menambah semarak suasana.
Ia mengapresiasi seluruh peserta, panitia, dan pihak yang terlibat sehingga kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik. Sekarang tinggal menunggu siapa para pemenangnya. Selain kategori pelari tercepat, juga ada kategori best costume yang cukup menarik perhatian,” katanya.
Kapolda berharap Bhayangkara Run dapat menjadi agenda yang terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang karena mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang kebersamaan antara Polri dan warga.
“Kita melihat ini menjadi semangat bagi warga Samarinda dan sekitarnya untuk berolahraga. Harapannya kegiatan ini membawa manfaat sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Endar menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80 mengajak seluruh jajaran Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, slogan “Polri untuk Masyarakat“ bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, terbuka, dan menghormati masyarakat.
“Kami ingin masyarakat melihat inilah Polri saat ini, yang mengedepankan sikap humanis dan rasa hormat. Kami ingin semakin dekat dengan masyarakat serta terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengapresiasi penyelenggaraan Bhayangkara Run 2026. Ia menilai kegiatan olahraga massal seperti ini mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu membangun semangat hidup sehat, mempererat kebersamaan, sekaligus menunjukkan bahwa Polri hadir dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Saefuddin.
Ia berharap sinergi antara Pemkot Samarinda dan Polresta Samarinda terus diperkuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi modal penting untuk mewujudkan Kota Samarinda yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga. (*)
