AdvertorialDPRD Samarinda
Trending

Tingginya Persaingan Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Usulkan Subsidi Biaya Sekolah Swasta

POPNEWS.ID – DPRD Samarinda kembali menyoroti persoalan penerimaan peserta didik baru yang setiap tahun menimbulkan tekanan bagi masyarakat.



Tingginya minat orang tua untuk menyekolahkan anak di sekolah negeri tidak sebanding dengan daya tampung yang tersedia.

Kondisi ini membuat sejumlah siswa harus melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta dengan biaya lebih tinggi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai situasi tersebut membutuhkan intervensi pemerintah daerah agar akses pendidikan tetap merata.

Usulan Subsidi Pendidikan untuk Siswa Swasta

Sri Puji Astuti mendorong pemerintah kota memberikan subsidi pendidikan, khususnya dalam bentuk bantuan biaya SPP bagi siswa yang tidak lolos seleksi sekolah negeri.

Ia menegaskan bahwa usulan tersebut sudah lama diajukan oleh DPRD.

“Pemkot harus memberi subsidi silang atau subsidi bagi siswa yang tidak diterima di negeri untuk dialihkan ke sekolah swasta. Kami sudah mengusulkan itu sejak 2–3 tahun lalu,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan subsidi dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama dari kelompok kurang mampu yang tetap ingin melanjutkan pendidikan anaknya tanpa hambatan biaya.

Kendala Realisasi karena Efisiensi Anggaran

Meski sudah lama diusulkan, pemerintah kota belum dapat merealisasikan program tersebut.

Sri Puji Astuti menyebut kondisi efisiensi anggaran menjadi salah satu faktor utama yang membuat kebijakan itu belum berjalan hingga sekarang.

Sri Puji Astuti menilai keterbatasan fiskal menjadi tantangan tersendiri dalam implementasi program subsidi pendidikan.

Ia menekankan bahwa pemerintah perlu mencari skema pembiayaan yang lebih fleksibel agar program tetap dapat dijalankan secara bertahap.

Ia menilai persoalan penerimaan siswa baru selalu berulang setiap tahun karena ketimpangan antara jumlah pendaftar dan kapasitas sekolah negeri.

Kondisi ini membuat banyak orang tua tetap memaksakan anaknya masuk sekolah negeri karena biaya sekolah swasta dianggap lebih berat.

“Orang tua tetap mengharuskan masuk sekolah negeri karena biaya sekolah swasta dianggap lebih berat” pungkasnya.

DPRD Samarinda berharap pemerintah kota kembali mengkaji peluang pengalokasian anggaran pada tahun mendatang.

Mereka menilai subsidi pendidikan dapat menjadi solusi jangka menengah untuk mengurangi tekanan masyarakat sekaligus memperluas akses pendidikan yang lebih merata di Samarinda. (adv)

Show More
Back to top button