POPNEWS.ID – Rodri mengukuhkan namanya dalam jajaran legenda sepak bola dunia setelah mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Kapten Spanyol itu juga meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen, sekaligus melengkapi koleksi trofi bergengsi yang menempatkannya sejajar dengan sejumlah ikon seperti Lionel Messi, Zinedine Zidane, Franz Beckenbauer, dan Ronaldinho.
Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB.
Penampilan konsisten Rodri sepanjang turnamen membuat panitia penyelenggara menganugerahinya penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026.
Penghargaan tersebut melengkapi koleksi trofi yang telah diraih pemain berusia 30 tahun itu selama berkarier.
Lengkapi Deretan Gelar Bergengsi
Berdasarkan catatan BR Football, Rodri kini sejajar dengan sejumlah legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Müller, Zinedine Zidane, Rivaldo, Ronaldinho, Kaká, dan Lionel Messi.
Mereka sama-sama berhasil meraih gelar Piala Dunia, Ballon d’Or, Liga Champions, serta trofi kontinental bersama tim nasional.
Sebelum mengangkat trofi Piala Dunia, Rodri lebih dahulu mempersembahkan gelar Piala Eropa dan UEFA Nations League untuk Spanyol.
Di level klub, ia juga menjadi sosok penting dalam keberhasilan Manchester City menjuarai Liga Champions, Liga Inggris, Piala Dunia Antarklub, hingga berbagai kompetisi domestik lainnya di bawah asuhan Pep Guardiola.
Rangkaian prestasi tersebut membuat banyak pihak menyebut Rodri telah “menamatkan” sepak bola karena berhasil memenangkan hampir seluruh gelar paling prestisius yang dapat diraih seorang pemain profesional.
Tampil Dominan Sepanjang Turnamen
Rodri menunjukkan performa impresif sejak fase grup hingga partai final Piala Dunia 2026.
Ia tampil dalam delapan pertandingan dan menjadi pengatur tempo permainan Spanyol dari lini tengah.
Sepanjang turnamen, Rodri mencatatkan akurasi umpan mencapai 93,2 persen dengan total 648 operan sukses.
Catatan itu menunjukkan peran besarnya dalam menjaga penguasaan bola dan membangun serangan La Roja.
Pada laga final melawan Argentina, Rodri kembali menjadi motor permainan Spanyol.
Meski tidak menyelesaikan pertandingan karena ditarik keluar pada babak tambahan waktu, ia tetap mencatatkan 101 umpan akurat dengan tingkat keberhasilan mencapai 95 persen.
Selain piawai mengatur aliran bola, Rodri juga memberikan kontribusi besar saat bertahan.
Selama Piala Dunia 2026, ia membukukan 41 aksi bertahan serta 40 kali merebut kembali penguasaan bola.
Kombinasi kemampuan menyerang dan bertahan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. (*)

