POPNEWS.ID – Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkapkan kliennya kembali mendapat gangguan dari debt collector terkait tunggakan cicilan sebuah mobil.
Menurut Abraham, kendaraan tersebut merupakan aset milik Ruben Onsu dan saat ini berada dalam penguasaannya.
Abraham menyatakan peristiwa ini bukan kali pertama terjadi.
Ia menilai pihak penagih seharusnya mengarahkan tagihan kepada pihak yang menguasai kendaraan tersebut, bukan kepada Sarwendah.
“Kedua kalinya klien kami diusik oleh debt collector penagihan salah satu mobil yang sebenarnya adalah aset milik RO. Penguasaannya ada di RO,” ujar Abraham Simon, Minggu (31/5/2026).
Pihak Sarwendah juga mempertanyakan alasan tagihan cicilan kendaraan itu masih dikirimkan kepada kliennya.
Abraham menegaskan bahwa Sarwendah tidak lagi memiliki keterkaitan dengan aset yang dimaksud.
“Jadi tolong, kami imbau bahwa tidak ada lagi kaitannya antara klien kami dengan barang tersebut. Barang tersebut dikuasai oleh RO. Jadi jangan lagi mengganggu-ganggu klien kami dengan tunggakan-tunggakan tersebut,” tegasnya.
Sarwendah Disebut Menanggung Seluruh Biaya Anak
Selain persoalan kendaraan, Abraham Simon juga menyoroti pemenuhan kewajiban terhadap anak-anak pascaperceraian.
Ia mengungkapkan bahwa sejak akhir 2025 hingga saat ini, Sarwendah menanggung sendiri berbagai kebutuhan anak.
Menurut Abraham, kondisi tersebut bertolak belakang dengan kesepakatan yang tertuang dalam akta perjanjian setelah perceraian.
Dalam perjanjian itu, Ruben disebut menyatakan kesediaannya untuk membiayai pendidikan anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Fakta yang terjadi walaupun sudah disepakati terkait dengan anak ini, pada faktanya klien kami sejak akhir tahun 2025 sampai 2026 saat ini, justru klien kami yang membiayai biaya pemeliharaan anak-anak,” kata Abraham.
Ia menjelaskan bahwa Sarwendah membayar berbagai kebutuhan pendidikan, mulai dari uang sekolah hingga biaya les dan bimbingan belajar.
Tidak hanya itu, Sarwendah juga menanggung biaya kesehatan ketika anak-anak membutuhkan perawatan medis.
“Biaya sekolah, les-les atau bimbingan belajar, dan kalau ada anak-anak yang sakit ke dokter, itu bahkan klien kami menanggung. Sejak dari akhir tahun 2025 sampai saat ini,” ujarnya.
Pihak Sarwendah Kantongi Bukti Percakapan
Dalam kesempatan yang sama, pihak Sarwendah menunjukkan bukti percakapan dengan Ruben sebelum penandatanganan akta perjanjian.
Mereka menyebut isi percakapan tersebut memperlihatkan komitmen Ruben untuk menanggung biaya pendidikan ketiga anaknya hingga kuliah.
Hingga pernyataan ini disampaikan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ruben Onsu terkait klaim yang disampaikan kuasa hukum Sarwendah tersebut.
Situasi ini pun menambah daftar persoalan yang masih menjadi sorotan publik setelah berakhirnya hubungan rumah tangga keduanya. (*)
