POPNEWS.ID – Pep Guardiola memutuskan menolak tawaran untuk menjadi pelatih Timnas Italia.
Pelatih asal Spanyol itu memilih menjalani masa rehat setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City yang berlangsung selama satu dekade.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sempat menjadikan Guardiola sebagai kandidat utama untuk menangani Gli Azzurri.
Pihak federasi bahkan telah melakukan pendekatan dan menggelar pertemuan langsung dengan mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.
Namun, Guardiola akhirnya menyampaikan penolakannya secara langsung. Ia mengaku merasa terhormat mendapat kepercayaan dari Italia, tetapi belum siap menerima pekerjaan baru dalam waktu dekat.
“Terima kasih, saya merasa terhormat, tetapi saat ini saya belum merasa siap,” ujar Guardiola.
Belum Siap Kembali Melatih
Guardiola menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin menerima pekerjaan jika mampu memberikan komitmen secara penuh.
Menurutnya, melatih tim nasional membutuhkan dedikasi dan fokus yang tinggi sehingga ia tidak ingin mengambil tanggung jawab tersebut apabila belum berada dalam kondisi terbaik.
Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa setiap proyek yang dijalaninya harus mendapat perhatian maksimal. Karena itu, ia memilih menunda kembali ke dunia kepelatihan.
“Jika saya melakukannya, saya akan melakukannya 100 persen,” kata Guardiola.
Keputusan tersebut sekaligus menepis spekulasi bahwa penolakannya berkaitan dengan faktor lain.
Guardiola hanya ingin menikmati masa istirahat setelah melewati perjalanan panjang bersama Manchester City.
Menutup Era Sukses di Manchester City
Guardiola baru saja mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih Manchester City setelah sepuluh tahun menangani klub Liga Inggris tersebut.
Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Inggris, Piala FA, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.
Sebelumnya, Guardiola juga meraih kesuksesan bersama Barcelona dan Bayern Munich.
Ia dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola modern karena mampu membawa setiap klub yang ditanganinya meraih trofi.
Meski memiliki pengalaman panjang di level klub, Guardiola belum pernah menangani tim nasional sepanjang karier kepelatihannya.
Italia Lanjutkan Pencarian Pelatih
Penolakan Guardiola membuat FIGC harus kembali mencari sosok yang tepat untuk memimpin Timnas Italia.
Federasi saat ini tengah berupaya membangun kembali kekuatan Gli Azzurri setelah gagal tampil di Piala Dunia 2026.
Sebagai bagian dari proses pembenahan, Italia telah menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik dan Leonardo Araujo sebagai penasihat.
Keduanya mendapat tugas membantu federasi menyusun proyek baru sekaligus mencari pelatih yang mampu mengembalikan daya saing tim nasional.
Sebelum mendekati Guardiola, FIGC juga sempat menghubungi Carlo Ancelotti.
Namun, pelatih asal Italia itu menolak tawaran tersebut karena masih terikat kontrak sebagai pelatih Timnas Brasil hingga 2030.
Dengan penolakan dari dua nama besar tersebut, Italia kini menghadapi tantangan untuk menemukan pelatih yang siap memimpin proyek regenerasi dan membawa Gli Azzurri kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional. (*)

