POPNEWS.ID – Sabtu (27/6/2026) malam, suasana khidmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Jalan Batu Indah RT 41, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda.
Ratusan santri, wali santri, ulama, serta tokoh masyarakat berkumpul dalam rangkaian Tabligh Akbar sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-37 pondok pesantren tersebut.
Kegiatan yang digelar usai salat Isya berjamaah itu berlangsung penuh makna.
Tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam yang telah berdiri hampir empat dekade, acara tersebut juga dirangkai dengan Haflah Akhirus Sanah serta prosesi wisuda Program Khusus Baca Kitab bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.
Momen wisuda menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian besar dari para hadirin.
Para santri yang berhasil menuntaskan program tersebut dinilai telah melewati proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, dan kesungguhan dalam mendalami ilmu keislaman.
Wali Kota Apresiasi Peran Pesantren dalam Pendidikan Islam
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Pondok Pesantren Syaichona Cholil yang konsisten menjaga tradisi pendidikan Islam dan mengembangkan program-program keilmuan.
“Pondok Pesantren Syaichona Cholil telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pilar pendidikan Islam yang kokoh di Kota Samarinda. Program Baca Kitab bukan sesuatu yang mudah, ini membutuhkan ketekunan, kesungguhan, dan pengorbanan yang luar biasa,” ujar Andi Harun.
Ia menilai keberadaan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun juga memberikan ucapan selamat kepada para santri yang telah berhasil menyelesaikan Program Khusus Baca Kitab.
Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai kebanggaan bersama, baik bagi keluarga santri maupun masyarakat Kota Samarinda.
“Selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan program ini. Ilmu yang kalian raih adalah bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat. Jadilah generasi yang memberi manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi bagi kota dan bangsa kita,” tegasnya.
Dorongan untuk Samarinda yang Berkah dan Sejahtera
Di akhir sambutannya, Andi Harun mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mendoakan agar Samarinda selalu mendapat perlindungan Allah SWT, dijauhkan dari berbagai musibah, serta terus berkembang menjadi kota yang damai, berkah, dan sejahtera.
Kehadiran para tokoh daerah turut menambah semarak kegiatan tersebut.
Mantan Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang, bersama sejumlah tokoh masyarakat juga hadir sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan pendidikan Islam dan keberlangsungan tradisi pesantren di Kota Tepian.
Peringatan Harlah ke-37 Pondok Pesantren Syaichona Cholil menjadi pengingat bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan pengabdian bagi generasi masa depan. (*)



