KaltimPemerintahSamarinda
Trending

Wali Kota Andi Harun Apresiasi Warga Lempake, HUT RI Tetap Meriah di Tengah Efisiensi

POPNEWS.ID – Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.



Semarak perayaan justru terlihat di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Minggu (9/8/2026).

Warga menggelar berbagai kegiatan yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Kelurahan Lempake ke-56.

Sejak pagi, masyarakat mengikuti jalan santai yang dilanjutkan dengan pembagian doorprize serta pembagian hasil panen masyarakat.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga yakni keberadaan dua gundukan hasil panen yang kemudian dibagikan dan diperebutkan masyarakat.

Puluhan pelaku UMKM juga dilibatkan untuk meramaikan kegiatan sekaligus membuka ruang bagi warga memasarkan produk mereka.

Kemudian pada malam hari, rangkaian perayaan ditutup dengan acara syukuran. Warga membuat sebanyak 56 tumpeng yang melambangkan usia Kelurahan Lempake.

Wali Kota Samarinda Andi Harun yang hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.

Menurutnya, kemeriahan yang muncul dari kegiatan warga menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan tidak harus selalu bergantung pada anggaran pemerintah.

“Ini satu kegiatan yang patut dicontoh oleh kelurahan lain, terutama nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan kampung yang mampu menggerakkan perekonomian dan kebersamaan di kelurahan maupun di masing-masing RT,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, rangkaian kegiatan di Lempake telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya. Berbagai kegiatan digelar masyarakat, mulai dari pertandingan olahraga, jalan santai, lomba tumpeng, hingga lomba pakaian tradisional.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pangan murah dan pelibatan UMKM.

Andi Harun mengatakan semangat masyarakat tersebut sejalan dengan arahan Pemerintah Kota Samarinda agar suasana perayaan kemerdekaan kembali hidup di tingkat kampung, RT, kelurahan, hingga kecamatan.

“Pokoknya ramai. Ada pertandingan olahraga, ada jalan santai, ada lomba tumpeng, ada lomba baju tradisional, baju adat, kemudian ada kegiatan pangan murah dan UMKM,” katanya.

Efisiensi Anggaran Tak Kurangi Kemeriahan

Andi Harun mengakui Pemerintah Kota Samarinda saat ini melakukan efisiensi anggaran. Sejumlah kegiatan yang bersifat seremonial di tingkat pemerintah kota ditiadakan.

Namun, menurutnya, kebijakan efisiensi tersebut tidak berarti semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI harus ikut berkurang.

“Memang kita dalam rangka efisiensi anggaran ada beberapa kegiatan yang bersifat seremonial kita tahun ini tiadakan. Tetapi kemeriahan RI ke-81 tidak berkurang,” tegasnya.

Pemkot Samarinda, kata dia, justru mendorong perayaan kemerdekaan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Pemerintah kota memberikan ruang kepada kelurahan dan kecamatan untuk menghidupkan kegiatan berbasis masyarakat.

“Kita mendeliver ke seluruh kelurahan untuk perayaannya bersama kecamatan. Kalau dilihat sekarang sudah berlangsung kegiatan-kegiatan di tingkat RT, kelurahan, dan kecamatan,” jelas Andi Harun.

Ia berharap konsep tersebut dapat mengembalikan suasana perayaan kemerdekaan yang dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan sederhana yang digerakkan bersama warga justru memiliki nilai sosial yang kuat karena mampu mempertemukan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

56 Tumpeng dan Lomba Pakaian Adat

Pada malam syukuran Hari Jadi Kelurahan Lempake ke-56, puluhan warga turut ambil bagian dengan membuat tumpeng. Sebanyak 56 tumpeng disiapkan sebagai simbol perjalanan usia Kelurahan Lempake.

Andi Harun turut memberikan hadiah kepada warga yang membuat tumpeng sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri yang turut hadir memberikan hadiah kepada warga yang dinilai menggunakan pakaian adat terbaik.

Para peserta yang mengenakan kostum adat juga mendapatkan hadiah.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya dan memperkuat interaksi antarwarga.

Andi Harun menilai semangat gotong royong yang terlihat di Lempake dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Samarinda.

Ia pun mengajak masyarakat mempertahankan suasana merah putih di lingkungan masing-masing hingga puncak peringatan kemerdekaan.

“Saya dari awal menghimbau dan memberi arahan kepada lurah-lurah, ketua-ketua RT agar kemeriahan ala kampung itu dihidupkan kembali. Teman-teman bisa melihat bagaimana suasana memerah putihnya masing-masing kampung di RT di seluruh Kota Samarinda,” pungkasnya.(*)

Show More
Back to top button