POPNEWS.ID – Aktor muda Cooper Hoffman mengungkap pengalaman yang tidak terlupakan saat membintangi film terbaru sutradara Gregg Araki berjudul I Want Your Sex.
Dalam proyek tersebut, Hoffman harus keluar dari zona nyamannya karena menjalani sejumlah adegan intim sejak hari pertama proses produksi dimulai.
Hoffman beradu akting dengan Olivia Wilde yang memerankan seniman kontroversial bernama Erika Tracy.
Sementara itu, Hoffman memainkan karakter Elliot, seorang pemuda pemalu yang bekerja sebagai asisten pribadi Erika.
Peran tersebut menuntutnya mengenakan busana minim sekaligus melakoni berbagai adegan yang cukup menantang.
Dalam wawancara bersama Entertainment Weekly, Hoffman mengaku sempat merasa gugup ketika harus langsung menjalani adegan intim.
Ia mengatakan suasana setelah pengambilan gambar justru memperlihatkan perbedaan pengalaman antara dirinya dengan rekan-rekan yang sudah lebih terbiasa menghadapi adegan serupa.
“Selesai pengambilan gambar, saya langsung memakai jubah mandi dan menyendiri di pojok sofa. Sementara Olivia dan Gregg sangat santai mengobrol soal menu makan siang,” ujarnya sambil tertawa.
Gregg Araki Nilai Rasa Canggung Mendukung Karakter
Gregg Araki menjelaskan bahwa jadwal produksi memang mengharuskan tim langsung merekam adegan intim pada hari pertama dan kedua syuting.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan keputusan artistik, melainkan hasil pengaturan jadwal produksi.
Araki mengungkapkan bahwa hari pertama syuting langsung diisi dengan adegan seksual.
Pada hari berikutnya, para pemain kembali menjalani adegan seks bertiga di dalam kamar tidur.
Meski demikian, Araki menilai rasa gugup yang dirasakan Hoffman justru memberikan dampak positif terhadap penampilan karakternya.
Elliot memang digambarkan sebagai sosok pemuda yang pemalu dan kurang percaya diri ketika berhadapan dengan Erika yang memiliki kepribadian kuat serta penuh percaya diri.
Sebaliknya, Olivia Wilde dinilai sudah sangat berpengalaman sehingga mampu menjalani adegan tersebut dengan tenang dan profesional.
Chemistry Menjadi Kunci Keberhasilan
Seiring berjalannya proses produksi, Hoffman mengaku mulai merasa lebih nyaman.
Kehadiran intimacy coordinator membantu seluruh pemain menjalani adegan intim dengan aman, terarah, dan saling menghormati batasan masing-masing.
Hubungan kerja yang positif juga membuat Hoffman dan Wilde berhasil membangun chemistry yang kuat selama proses syuting.
Araki menilai kecocokan keduanya menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kualitas hubungan antarkarakter di layar.
Menurut Araki, membangun rasa saling percaya merupakan bagian penting dalam produksi film yang memuat adegan intim.
Ia meyakini proses syuting akan jauh lebih sulit apabila para pemain tidak memiliki hubungan kerja yang baik.
Pada akhirnya, Hoffman berhasil melewati tantangan tersebut dan tampil lebih percaya diri dalam memerankan Elliot.
Pengalaman itu menjadi salah satu proses penting dalam perjalanan kariernya sebagai aktor yang terus berani mengambil peran dengan tingkat kesulitan lebih tinggi. (*)
