Regional
Trending

Andi Harun Dorong Samarinda Tembus Ajang Nasional Pangan Aman

POPNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memantapkan langkah untuk berpartisipasi dalam Program Kabupaten/Kota Pangan Aman setelah menggelar audiensi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Rabu (29/4/2026).



Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Andi Harun dan dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam pertemuan itu, BPOM memaparkan pedoman penilaian program yang menjadi ajang penghargaan tingkat nasional di bidang keamanan pangan.

Dorong Komitmen Daerah

BPOM menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendorong komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan melalui pengawasan aktif dan kolaborasi lintas sektor.

Penilaian mencakup penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK), inovasi daerah, serta konsistensi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.

Selain itu, BPOM juga menilai sejauh mana daerah mampu menghadirkan inovasi berkelanjutan dalam sistem keamanan pangan.

Hasil penilaian dibagi dalam enam level, mulai dari sangat rendah hingga unggul atau role model nasional.

Wali Kota Andi Harun menyambut positif program tersebut.

Ia menilai keikutsertaan dalam program ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sistem pengawasan pangan di daerah.

“Kita tidak hanya ikut, tetapi harus serius mempersiapkan diri agar bisa meraih hasil maksimal,” tegasnya.

Optimistis Raih Hasil Maksimal

Meski Samarinda belum pernah mengikuti program tersebut sebelumnya, pemerintah kota optimistis dapat bersaing.

Hal ini didasarkan pada paparan BPOM yang menyebut sebagian besar indikator penilaian sebenarnya sudah dimiliki oleh Samarinda.

Menurut Andi Harun, kesiapan tersebut harus segera ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh OPD terkait.

Ia pun menginstruksikan jajaran pemerintah untuk mempercepat koordinasi dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis.

“Dari paparan tadi, kita sudah punya banyak unsur yang dibutuhkan. Tinggal bagaimana kita mengonsolidasikan dan menjalankannya secara konsisten,” ujarnya.

Program Kabupaten/Kota Pangan Aman tidak hanya berfokus pada penilaian administratif, tetapi juga implementasi nyata di lapangan.

Oleh karena itu, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat.

Dengan komitmen yang kuat, Pemerintah Samarinda berharap dapat meningkatkan kualitas pengawasan pangan sekaligus meraih pengakuan di tingkat nasional. (*)

Show More
Back to top button