
POPNEWS.ID – Polresta Samarinda bersama Pemerintah Kota Samarinda sukses menggelar Ramadan Sprint Race Kapolresta Samarinda Cup di halaman Stadion Kadrie Oening, Sempaja, Selasa malam (10/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang resmi bagi masyarakat untuk menyalurkan minat olahraga selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 250 peserta, terdiri dari 160 putra dan sekitar 40 putri.
Panitia menyediakan beberapa kategori lomba yang sesuai dengan kemampuan peserta.
Kepala Polresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan lomba sengaja digelar pada malam hari karena balap lari malam Ramadan sudah menjadi budaya masyarakat Samarinda.
“Hari ini kami menyediakan wadah resmi agar masyarakat bisa berkompetisi dengan tertib dan aman,” ujar Hendri Umar.
Ajang Pembinaan dan Penjaringan Atlet Potensial
Polresta Samarinda bekerja sama dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Samarinda menugaskan tim atletik untuk memantau peserta.
Tujuannya untuk menjaring atlet potensial yang bisa di bina lebih lanjut.
Hendri menjelaskan, melalui kegiatan ini generasi muda Kota Samarinda memiliki kesempatan menyalurkan bakat di bidang atletik.
“Dengan pemantauan ini, kami berharap menemukan atlet yang nantinya mampu membawa nama Kota Samarinda di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.
Selain sebagai ajang olahraga resmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menekan praktik balap lari liar di Samarinda.
Dalam dua tahun terakhir, aktivitas balap liar mulai menurun, meskipun masih ada beberapa kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan tersebut.
“Jika kami menemukan balap lari liar, peserta akan kami amankan untuk dibina dan dipanggil bersama orang tuanya agar tidak mengulangi perbuatan yang sama,” jelas Hendri Umar.
Waktu Catatan Baik dan Antusiasme Tinggi
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda, Muslimin, menuturkan kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan tertib meski sempat diguyur hujan.
Beberapa peserta berhasil mencatatkan waktu cukup baik, terutama pada nomor 100 meter.
“Target awal panitia sekitar 200 peserta, tapi kenyataannya lebih dari 250 orang mendaftar. Ini membuktikan minat masyarakat terhadap olahraga lari cukup tinggi,” ujar Muslimin.
Ia berharap kegiatan ini bisa melahirkan atlet baru yang mengharumkan nama Kota Samarinda di berbagai ajang olahraga.
Kegiatan Ramadan Sprint Race Kapolresta Samarinda Cup menunjukkan kombinasi antara hiburan, pembinaan atlet, dan pengawasan ketertiban masyarakat.
Lomba resmi ini menjadi alternatif positif untuk menyalurkan minat olahraga masyarakat tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban publik. (*)