Tak Berkategori
Trending

Usai Broken Strings Viral, Aurelie Moeremans Akui Dapat Ancaman

POPNEWS.ID — Kisah pilu yang dituturkan Aurelie Moeremans dalam buku memoarnya, Broken Strings, kini berkembang jauh melampaui ranah curhatan pribadi.



Buku tersebut menjelma menjadi isu nasional yang memantik perhatian publik luas hingga menyeret sejumlah nama besar ke meja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Aktris kelahiran Belgia itu mengaku terkejut melihat gelombang respons publik yang masif.

Ia menyebut tautan bukunya telah diklik lebih dari 23 juta kali sejak dirilis.

Antusiasme pembaca, menurut Aurelie, menunjukkan bahwa kisah yang ia alami juga merepresentasikan luka banyak orang.

Namun, sorotan besar itu datang bersama tekanan yang tidak ringan.

Mengaku Dapat Intimidasi dan Serangan Buzzer

Dalam pernyataannya di kanal YouTube pribadinya, Aurelie Moeremans mengungkapkan bahwa ia mulai menerima intimidasi dari pihak-pihak yang merasa tersindir oleh isi buku tersebut.

Ia bahkan menyebut adanya upaya sistematis untuk menjatuhkan kredibilitasnya melalui buzzer di media sosial.

“Ketakutan kedua aku adalah dapat ancaman lagi seperti waktu aku masih SMA. Walaupun itu sudah 16 tahun lalu, sampai sekarang tokoh yang ada di buku ini rasanya masih memantau setiap langkah aku,” ujar Aurelie, dikutip Senin (26/1/2026).

Ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut kembali membangkitkan trauma lama yang selama ini berusaha ia pendam.

Bukti Baru Bermunculan dari Netizen

Selama bertahun-tahun, Aurelie mengaku tidak memiliki cukup bukti untuk membawa kasus masa lalunya ke ranah hukum.

Kondisi itu membuatnya memilih diam dan menyimpan kisah tersebut sebagai luka pribadi.

Namun, situasi berubah sejak Broken Strings terbit.

Aurelie menyebut sejumlah orang menghubunginya dan mengirimkan bukti-bukti baru yang sebelumnya tidak ia miliki.

Bukti tersebut berkaitan dengan peristiwa masa lalu yang ia ceritakan dalam buku.

“Setelah buku aku keluar, ada beberapa orang yang kontak aku dan kasih bukti-bukti yang tadinya aku nggak punya. Mungkin ini pertanda,” ungkap istri Tyler Bigenho itu.

Perjuangan Berubah Menjadi Misi Keadilan

Dengan munculnya bukti-bukti baru, Aurelie menegaskan tidak akan tinggal diam jika intimidasi terus berlanjut.

Ia melihat perjuangannya kini bukan lagi semata-mata soal dirinya sendiri, melainkan tentang keadilan yang tertunda selama belasan tahun.

Aurelie berharap keberaniannya membuka suara dapat membantu korban lain untuk mendapatkan hak yang selama ini terampas.

“Dulu aku memang tidak mendapatkan keadilan yang seharusnya jadi hak aku. Tapi kalau buku ini bisa membantu kalian mendapatkannya, aku menang,” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button