
POPNEWS.ID – Menjalani pernikahan selama hampir 16 tahun membuat Hesti Purwadinata dan Edo Borne semakin memahami cara menjaga hubungan tetap harmonis.
Bagi Hesti, rumah tangga yang langgeng tidak membutuhkan formula khusus, melainkan kesediaan untuk menjalani setiap proses bersama pasangan.
“Ya gitu aja, kita mah biar awet-awet aja. Kan udah mau 16 tahun pernikahan. Tipsnya? Jalanin aja,” kata Hesti, belum lama ini.
Saling Mengerti Jadi Kunci
Hesti mengatakan pasangan suami istri perlu membangun rasa saling pengertian untuk menjaga keharmonisan.
Ia menilai pernikahan yang sudah berjalan belasan tahun tidak membutuhkan rumus yang rumit.
Menurut Hesti, setiap rumah tangga pasti menghadapi berbagai dinamika.
Pasangan juga tidak selalu melewati perjalanan pernikahan dalam kondisi menyenangkan.
Karena itu, Hesti memilih menjalani setiap proses bersama Edo dengan tegar.
Ia juga berusaha menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam kehidupan rumah tangga.
“Yang pahit ditelen-telen. Diungkapin juga boleh, terserah deh,” tutur Hesti.
Menerima Kelebihan dan Kekurangan
Pemilik nama lengkap Raden Hesti Puspitasari Purwadinata tersebut memandang pernikahan sebagai sebuah ikatan seumur hidup yang sakral.
Ia menyadari pasangan harus siap menerima sisi baik maupun buruk satu sama lain.
“Pokoknya yang penting, itu namanya ikatan seumur hidup. Dari yang jelek ama yang bagusnya, kita telen semua,” tegas Hesti.
Prinsip tersebut Hesti terapkan dalam kehidupan sehari-hari bersama Edo.
Ia tidak menuntut rumah tangganya berjalan tanpa masalah.
Sebaliknya, Hesti memilih menghadapi setiap persoalan sebagai bagian dari perjalanan pernikahan.
Tetap Lengket Setelah 16 Tahun
Hesti bersyukur rumah tangganya bersama Edo Borne tetap bertahan hingga kini.
Ia bahkan merasa hubungan mereka semakin dekat dan harmonis seiring bertambahnya usia pernikahan.
Bagi Hesti, mempertahankan rumah tangga bukan soal mencari cara yang sempurna.
Ia lebih memilih menjalani kehidupan bersama pasangan, memahami satu sama lain, serta menerima seluruh proses yang datang.
“Ikutin aja makin lengket dan harmonis pokoknya,” pungkas Hesti. (*)
