
POPNEWS.ID — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, secara resmi membuka rangkaian seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Samarinda Tahun 2026 pada Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Saefuddin menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol kedisiplinan, integritas, serta semangat kebangsaan.
Ia juga mengapresiasi kerja panitia dan dukungan dari sekolah serta orang tua peserta yang telah mempersiapkan generasi muda untuk mengikuti seleksi.
“Paskibraka mencerminkan semangat cinta tanah air. Karena itu, proses seleksi ini harus melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkarakter,” ujarnya.
Antusiasme Peserta Tinggi
Sebanyak 277 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Samarinda mendaftar untuk mengikuti seleksi tahun ini.
Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat 231 peserta hadir, terdiri dari 139 putra dan 92 putri.
Saefuddin menilai tingginya jumlah peserta mencerminkan semangat kebangsaan generasi muda yang masih terjaga dengan baik.
Ia berharap semangat tersebut terus dibina agar mampu melahirkan calon pemimpin masa depan yang tangguh.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak muda kita masih memiliki semangat untuk berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” katanya.
Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Samarinda, Neneng Chamelia Santi, menjelaskan bahwa seleksi akan berlangsung secara bertahap dan menyeluruh.
Panitia akan menguji peserta melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan, hingga Tes Intelegensia Umum.
Selain itu, peserta juga akan menjalani tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, serta seleksi kepribadian.
Neneng menegaskan bahwa seluruh proses akan berlangsung secara objektif dan profesional.
“Seleksi ini merupakan perjalanan panjang. Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar yang terbaik,” jelasnya.
Dari seluruh peserta, panitia hanya akan memilih 42 orang terbaik.
Sebanyak 36 peserta akan bertugas di tingkat kota, sementara enam orang lainnya akan mewakili Samarinda ke seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Penanaman Nilai Karakter
Saefuddin juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia menekankan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya tujuan, melainkan proses pembentukan karakter yang lebih penting.
“Menang atau belum terpilih bukan ukuran utama. Yang penting kalian menjadi pribadi yang lebih disiplin, tangguh, dan memiliki rasa cinta tanah air,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan panitia agar menjaga transparansi dan keadilan selama proses seleksi berlangsung.
Seleksi Paskibraka Samarinda dijadwalkan berlangsung hingga 21 April 2026.
Pemkot Samarinda berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan petugas upacara yang andal, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter bagi generasi muda.
Melalui proses ini, diharapkan lahir sosok-sosok teladan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (Adv)



