
POPNEWS.ID – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri hadir dalam acara buka puasa bersama komunitas diaspora etnis Buton yang berlangsung di Musala Ibnu Sina, kawasan Batu Besaung, Sempaja Utara, Sabtu malam (14/3/2025).
Acara ini menjadi momen kebersamaan sekaligus sarana membangun kekuatan sosial masyarakat di luar pusat kota.
Selain berbuka puasa, Wawali Saefuddin Zuhri secara simbolis membagikan paket sembako kepada masyarakat diaspora Buton Lapandewa Kaindea.
Aksi ini menjadi wujud kepedulian pemerintah kota terhadap masyarakat yang tinggal cukup jauh dari pusat Samarinda.
“Walaupun lokasinya cukup jauh dan aksesnya sulit, suasana kekeluargaan benar-benar terasa,” ujar Saefuddin Zuhri.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan sekaligus mengajak warga untuk aktif berperan dalam pembangunan daerah.
Suasana Kekeluargaan yang Hangat
Sementara itu, Ketua Pembina Musala Ibnu Sina, La Syarifuddin menyampaikan rasa terkesannya atas kehadiran orang nomor dua di Kota Tepian tersebut.
Menurutnya, sebagian besar penduduk di kawasan itu adalah lansia, dan kehadiran pejabat memberi semangat tersendiri.
“Warga datang bersama keluarga, dari anak-anak hingga orang tua. Ini menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Buton di sini,” kata La Syarifuddin, yang juga akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.
Suasana hangat terlihat dari antusiasme warga yang hadir meski cuaca cukup dingin dan akses telekomunikasi terbatas.
Kehadiran Saefuddin Zuhri menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.
Saefuddin Zuhri juga menyoroti integrasi masyarakat Buton dengan penduduk asli Kalimantan.
Menurutnya, nilai kekeluargaan yang terbangun di tengah masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan Kota Samarinda.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dari petani, guru, dosen, hingga mahasiswa, untuk berkontribusi bagi kemajuan kota.
Acara ini sekaligus menegaskan bahwa kegiatan sosial dan keagamaan dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah wathaniyah, atau ikatan kebangsaan, di tengah komunitas yang beragam.
Dengan kebersamaan yang terjalin, warga diharapkan semakin solid mendukung program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan bersama. (tim redaksi)


