AdvertorialDPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Siswa SMP Belajar Pancasila Langsung di Gedung Dewan

POPNEWS.ID – DPRD Samarinda mendorong pembelajaran Pendidikan Pancasila di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak hanya berlangsung melalui teori di ruang kelas.

DPRD Samarinda membuka peluang bagi pelajar untuk mengenal langsung fungsi DPRD, proses politik, serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, mengatakan pembelajaran secara langsung dapat membantu siswa memahami Pancasila secara lebih nyata.

Menurutnya, siswa perlu melihat bagaimana nilai-nilai tersebut berjalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Anak-anak perlu melihat secara langsung bagaimana nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pemerintahan dan politik,” ujar Ismail Latisi, Rabu (9/9/2026).

Ismail menyebut DPRD Samarinda siap menerima kunjungan pelajar untuk mengenalkan tugas dan fungsi lembaga legislatif.

Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat melihat lingkungan kerja DPRD sekaligus berdialog dengan anggota dewan mengenai berbagai persoalan masyarakat.

“Kami terbuka untuk menjadikan DPRD sebagai tempat belajar bagi siswa. Mereka bisa melihat langsung aktivitas dewan dan berdiskusi mengenai tugas-tugas legislatif,” ucapnya.

Selain menerima kunjungan, DPRD Samarinda juga membuka peluang bagi anggota dewan untuk datang langsung ke sekolah.

Kehadiran anggota DPRD di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana bagi siswa untuk memperoleh pemahaman mengenai politik, pemerintahan, tugas legislatif, dan nilai-nilai Pancasila.

Menurut Ismail, pendekatan tersebut dapat membuat pembelajaran Pancasila lebih dekat dengan kehidupan siswa dan tidak sebatas hafalan.

“Kalau mereka mendapat pengalaman langsung, pemahaman tentang Pancasila akan lebih mudah diterima dan tidak berhenti sebagai materi pelajaran,” jelasnya.

Politisi PKS ini berharap pola pembelajaran tersebut dapat memperkuat karakter siswa sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak usia dini.

“Kami ingin generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang Pancasilais, adil, dan mampu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas,” pungkas Ismail. (Adv)

Show More
Back to top button