Regional
Trending

Sekda Samarinda Terima Audiensi BWI, Bahas Regenerasi Kepemimpinan dan Penguatan Wakaf

POPNEWS.ID – Peringatan Hari Kartini di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diwarnai dengan kegiatan audiensi antara Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, dan rombongan Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Samarinda.



Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Gedung Balaikota Samarinda, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan strategis di pemerintahan daerah.

BWI Tawarkan Regenerasi Kepemimpinan

Dalam audiensi tersebut, BWI Kota Samarinda membahas agenda regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi.

Mereka menilai perlunya kesinambungan kepemimpinan untuk menjaga keberlanjutan program kerja pengelolaan wakaf di daerah.

BWI juga mengusulkan Neneng Chamelia Shanti sebagai calon Ketua Badan Pelaksana BWI Kota Samarinda periode 2025–2028.

Usulan ini muncul seiring berakhirnya masa jabatan Hero Mardanus Satyawan sebagai Sekda sekaligus Ketua sebelumnya, yang mendorong proses transisi kepemimpinan berjalan lebih terstruktur.

Neneng Chamelia Shanti Siap Terima Amanah

Menanggapi usulan tersebut, Neneng Chamelia Shanti menyatakan kesiapan dan kesediaannya untuk mengemban amanah jika resmi ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa tugas di lembaga wakaf tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki nilai ibadah dan tanggung jawab spiritual.

Neneng menyampaikan bahwa ia menunggu keputusan resmi atau surat keputusan definitif sebelum menjalankan peran tersebut.

Ia juga menekankan komitmennya untuk mengelola amanah dengan penuh tanggung jawab.

Fokus Legalitas Tanah Wakaf dan Program Wakaf Uang

Dalam pertemuan itu, BWI dan pemerintah daerah turut membahas sejumlah tantangan pengelolaan wakaf di Samarinda, terutama terkait legalitas tanah wakaf.

Banyak tanah wakaf yang digunakan untuk rumah ibadah dan pemakaman belum memiliki sertifikat resmi, sehingga berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari.

Selain itu, BWI juga mendorong implementasi program wakaf uang yang telah berjalan di tingkat pusat dan provinsi agar segera diterapkan di Kota Samarinda.

Pertemuan tersebut menghasilkan harapan kuat akan terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda, BWI, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat legalisasi aset wakaf sekaligus meningkatkan profesionalitas pengelolaannya.

Dengan penguatan kelembagaan dan kepemimpinan baru, BWI  Samarinda ditargetkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta menjaga keberlanjutan aset wakaf secara hukum dan spiritual. (*)

Show More
Back to top button