
POPNEWS.ID – Manchester City memastikan diri lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions 2024/2025.
The Citizens finis di peringkat kedelapan klasemen akhir fase liga dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan, tepat di batas terakhir zona lolos otomatis.
Hasil ini membuat skuad asuhan Pep Guardiola terhindar dari babak playoff dan langsung mengamankan tiket ke fase gugur.
Namun, kelolosan City tidak hanya ditentukan oleh kemenangan mereka sendiri, melainkan juga hasil pertandingan lain yang krusial.
City Menang, Tapi Masih Harap-harap Cemas
Manchester City menjalani laga terakhir dengan hasil positif.
Mereka menundukkan Galatasaray 2-0 dalam pertandingan penentuan.
Kemenangan itu mengantar City mengoleksi 16 poin, tetapi posisi mereka di delapan besar belum sepenuhnya aman.
Real Madrid terus membayangi di peringkat kesembilan dengan 15 poin.
Andai Los Blancos mampu meraih hasil imbang atau menang di laga terakhir, posisi City bisa terancam karena selisih gol Madrid lebih baik.
Situasi tersebut membuat Guardiola dan timnya harus menunggu hasil pertandingan lain untuk memastikan nasib mereka.
Benfica Kalahkan Madrid, City Bernapas Lega
Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid menjadi penentu.
Benfica tampil agresif dan sukses mengalahkan Madrid dengan skor 4-2.
Hasil ini memastikan Madrid tetap tertahan di peringkat kesembilan dengan 15 poin, satu angka di bawah Manchester City.
Kemenangan Benfica langsung mengamankan posisi City di peringkat kedelapan.
The Citizens pun resmi lolos langsung ke babak 16 besar tanpa harus melewati jalur playoff.
Guardiola mengaku sempat kebingungan melihat momen krusial di laga tersebut, terutama saat kiper Benfica ikut maju membantu serangan.
Guardiola Soroti Keputusan Berisiko Benfica
“Saya melihat kiper Benfica maju untuk mencetak gol. Saya berpikir, untuk apa? Madrid bisa melakukan serangan balik,” kata Guardiola, dikutip dari situs resmi UEFA.
Guardiola mengaku belum mengetahui bahwa Benfica memang membutuhkan tambahan gol untuk memperbaiki selisih gol mereka.
Benfica membutuhkan kemenangan besar agar unggul selisih gol dari Marseille dalam perebutan posisi ke-24, batas akhir zona playoff babak 16 besar.
Gol keempat Benfica akhirnya tercipta.
Tambahan gol itu membuat Benfica finis di peringkat ke-24 dengan sembilan poin dan selisih gol lebih baik dibanding Marseille, yang kalah 0-3 dari Club Brugge di laga terakhir.
Guardiola pun mengaitkan keberhasilan strategi tersebut dengan sosok Jose Mourinho.
“Pada akhirnya, itu strategi yang bagus dari Jose Mourinho. Mereka berhasil mencetak gol keempat,” ujar Guardiola.
Ia menutup pernyataannya dengan nada bercanda, “Ya, saya nanti akan berterima kasih kepadanya.”
Kelolosan Manchester City pun resmi terkunci, sekaligus menutup fase liga Liga Champions dengan drama hingga detik terakhir. (*)



