Nasional
Trending

Sari Yuliati Resmi Jabat Wakil Ketua DPR RI, Ini Profil Lengkapnya

POPNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR dalam Rapat Paripurna yang berlangsung, Rabu (28/1/2026).



Persetujuan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Adies Kadir, yang mengundurkan diri dari posisi Wakil Ketua DPR.

Dalam rapat yang sama, DPR juga menyetujui Adies Kadir untuk mengemban tugas baru sebagai Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK).

Keputusan tersebut mendapat persetujuan seluruh fraksi yang hadir dalam rapat paripurna.

Gantikan Adies Kadir yang Menjadi Hakim Konstitusi

Pengangkatan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR merupakan bagian dari mekanisme internal DPR menyusul pengunduran diri Adies Kadir.

DPR menilai Sari memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk mengemban tugas pimpinan lembaga legislatif.

Saat ini, Sari juga menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dan Bendahara Fraksi Partai Golkar di DPR.

Posisi tersebut menempatkan Sari sebagai salah satu kader perempuan strategis di tubuh Partai Golkar.

Mewakili NTB II, Lahir dan Besar di Jakarta

Sari Yuliati mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat II yang meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, serta Kota Mataram.

Meski mewakili daerah pemilihan di NTB, Sari lahir di Jakarta pada 2 Juni 1976.

Sari menghabiskan masa pendidikannya sejak sekolah dasar hingga menengah atas di Jakarta.

Ia mengenyam pendidikan dasar di SDN 3 Pagi Duren Sawit sejak 1982 dan melanjutkan ke SMP Negeri 27 Duren Sawit hingga lulus pada 1991.

Pada tahun yang sama, ia masuk di SMA Negeri 81 Lab School Rawamangun dan menyelesaikan pendidikan menengah atas pada 1994.

Latar Belakang Teknik dan Aktivis Reformasi

Pada 1995, Sari melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti.

Ia menyelesaikan studi sarjana tepat waktu pada 1999 dan wisuda pada 2000.

Sari tercatat sebagai salah satu lulusan terbaik dengan peringkat lima besar Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi di angkatannya.

Selama masa kuliah, Sari aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan dikenal sebagai aktivis kampus yang vokal, terutama pada masa reformasi 1998.

Terus Menempuh Pendidikan Hingga Doktoral

Sari kemudian melanjutkan studi magister Teknik Sipil di Universitas Indonesia pada 2001 dan berhasil menyelesaikannya dalam waktu 18 bulan.

Pada 2003, ia resmi menyandang gelar Magister Teknik.

Tak berhenti di situ, Sari kembali menempuh pendidikan sarjana Ilmu Hukum di Universitas Kristen Indonesia sejak 2020 dan lulus pada 2025.

Saat ini, ia juga sedang menjalani pendidikan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran, Bandung. (*)

Show More
Back to top button