Regional
Trending

Antisipasi Dampak Iklim, FINCAPES Lakukan Kajian Risiko Banjir di Samarinda

POPNEWS.ID – Wakil Wali Kota Samarinda,  Saefuddin Zuhri menerima audiensi rombongan FINCAPES (Flores Impacts, Carbon Province, and Ecosystem Sustainability) di Balai Kota Samarinda, Selasa (27/1/2026) siang.



Pertemuan ini membahas rencana kajian ilmiah terkait risiko banjir akibat perubahan iklim di Kota Tepian.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk membantu pemerintah daerah memahami dan mengantisipasi dampak perubahan iklim secara terukur dan berbasis data.

Proyek Kerja Sama Internasional

Ketua FINCAPES, Mawardi Muhammad, menjelaskan bahwa FINCAPES merupakan proyek kerja sama antara Pemerintah Kanada dan Pemerintah Rusia.

Kedua negara tersebut secara resmi meluncurkan proyek ini pada perhelatan G20 di Bali pada tahun 2020.

Dalam pelaksanaannya di Samarinda, FINCAPES akan melakukan kajian risiko banjir yang dipicu oleh perubahan iklim.

Tim kajian melibatkan para peneliti dari Universitas Syiah Kuala, Provinsi Aceh, dengan fokus pada pendekatan ilmiah dan analisis jangka panjang.

“Kajian ini mencakup berbagai skenario, mulai dari kenaikan suhu global hingga dua derajat Celsius, serta proyeksi risiko banjir untuk 10, 25, 50, sampai 100 tahun ke depan,” jelas Mawardi.

Ia menegaskan bahwa seluruh pendanaan kajian tersebut berasal dari Pemerintah Kanada, sehingga tidak membebani anggaran Pemerintah Kota Samarinda.

Dua Tahap Kajian Risiko Banjir

Mawardi menyampaikan bahwa kajian tahap pertama akan berlangsung selama sembilan hingga sepuluh bulan.

Setelah itu, FINCAPES akan melanjutkan ke tahap kedua yang berfokus pada risiko kerugian dan kerusakan akibat banjir.

“Kajian lanjutan juga akan memetakan kemungkinan intervensi untuk mengurangi dampak banjir di masa depan,” ungkapnya.

FINCAPES berkomitmen menyerahkan seluruh hasil kajian, baik berupa data input maupun output, kepada Pemerintah Kota Samarinda.

Data tersebut akan menjadi arsip resmi pemerintah daerah dan dapat bermanfaat untuk perencanaan kebijakan.

Pemkot Dorong Kajian Lebih Terukur

Wakil Wali Kota Samarinda,  Saefuddin Zuhri, menyampaikan apresiasi atas kontribusi FINCAPES dalam membantu Pemkot Samarinda mengurai persoalan banjir melalui pendekatan ilmiah.

Ia berharap kerja sama ini memberikan manfaat konkret bagi daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, hasil kajian harus benar-benar aplikatif dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Saefuddin juga mendorong agar kajian dilakukan secara lebih terukur, misalnya melalui perhitungan rata-rata curah hujan harian.

Selain itu, ia meminta FINCAPES mengakomodasi tenaga ahli dan praktisi lokal yang memiliki pengalaman lapangan.

“Data dan pengalaman itu sebenarnya sudah ada. Tinggal bagaimana kita menyinergikannya agar hasilnya lebih kuat dan relevan dengan kondisi Samarinda,” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button