POPNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat gerakan gotong royong akhir pekan sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir.
Gerakan yang kini dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah tersebut semakin masif dengan melibatkan pemerintah, DPRD, relawan, mahasiswa, hingga masyarakat.
Pada Minggu (26/7/2026), Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri memimpin langsung aksi pembersihan drainase di Jalan Siti Aisyah, Gang Raudah 5, RT 15, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Samarinda Celni Pita Sari, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda Syafaruddin, Kepala BPBD Samarinda Suwarso yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Samarinda Ulu Sujono, Lurah Teluk Lerong Ilir Fahrurrozi, unsur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), LPM Teluk Lerong Ilir, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) dan UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Kalimantan Timur, serta relawan dan warga setempat.
Kolaborasi Kurangi Risiko Banjir
Gerakan gotong royong yang sebelumnya dilakukan di titik-titik tertentu kini berkembang menjadi gerakan kolaboratif yang menjangkau berbagai kawasan di Samarinda.
Pemkot Samarinda mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.
Pada kegiatan kali ini, peserta memfokuskan pekerjaan pada saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah dan sedimentasi yang telah lama mengendap.
Kondisi tersebut membuat aliran air tidak mengalir secara optimal sehingga kawasan itu kerap mengalami genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi.
Seluruh peserta bergotong royong mengangkat lumpur, sampah, dan material lain yang menutupi saluran air.
Pembersihan dilakukan secara manual dengan harapan fungsi drainase kembali normal sehingga aliran air menjadi lebih lancar.
Ajak Warga Jaga Lingkungan
Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa gotong royong merupakan salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi potensi banjir.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran drainase maupun sungai.
“Dengan menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama, kita dapat memperlancar aliran air, mengurangi risiko banjir, dan mewujudkan Kota Samarinda yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua,” ujar Saefuddin.
Ia berharap semangat gotong royong yang kini telah menjadi gerakan bersama dapat terus dipertahankan dan diperluas ke seluruh wilayah Samarinda.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga, relawan, mahasiswa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, serta semakin tangguh menghadapi ancaman banjir.
Melalui gerakan gotong royong yang berlangsung setiap akhir pekan, Pemkot Samarinda juga ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan partisipasi aktif seluruh warga, upaya normalisasi drainase diharapkan mampu mendukung penanganan banjir secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. (*)



