
POPNEWS.ID – DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan layanan bayi tabung di RSUD I.A. Moeis.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memudahkan pasangan yang membutuhkan layanan kesehatan reproduksi tanpa harus menjalani rangkaian pengobatan ke luar daerah.
Wakil Ketua DPRD Samarinda Celni Pita Sari mengatakan, rencana menghadirkan program bayi tabung telah dibicarakan bersama Pemkot Samarinda.
Namun, pemerintah masih perlu melakukan kajian terkait kesiapan rumah sakit, kebutuhan peralatan medis, fasilitas pendukung, dan anggaran.
“DPRD mendorong agar layanan ini bisa hadir di Samarinda. Tetapi sebelum direalisasikan, pemerintah perlu menghitung seluruh kebutuhan, mulai dari peralatan hingga kesiapan teknis RSUD I.A. Moeis,” ujar Celni, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, keberadaan layanan bayi tabung di Samarinda dapat mengurangi beban masyarakat.
Selama ini, pasangan yang membutuhkan program tersebut harus bepergian ke luar daerah dan menanggung biaya tambahan untuk transportasi serta akomodasi.
Celni menilai perjalanan berulang menggunakan pesawat juga menjadi tantangan bagi pasien karena program bayi tabung membutuhkan beberapa tahapan pelayanan medis.
“Dengan adanya fasilitas di Samarinda, pasien bisa menjalani prosesnya lebih dekat dengan tempat tinggal. Selain menghemat biaya perjalanan, kondisi itu juga membuat pasien lebih nyaman selama menjalani tahapan pengobatan,” ucapnya.
Meski demikian, Celni menegaskan program tersebut belum masuk tahap pelaksanaan.
DPRD dan pemerintah masih perlu menyusun perencanaan serta menghitung kebutuhan anggaran secara menyeluruh.
Ia menyebut program bayi tabung berpeluang masuk dalam pembahasan anggaran 2027.
Saat ini, proses penyusunan anggaran masih berjalan sehingga pemerintah memiliki kesempatan menghitung kebutuhan program secara lebih matang.
“Kalau hasil kajian menunjukkan program ini memungkinkan untuk dijalankan, kami tentu berharap bisa dipertimbangkan dalam perencanaan anggaran 2027,” pungkasnya. (Adv)


