YOUR DAILY POP CULTURE FIX
Minggu, 8 November 2026
ADVERTORIAL

Hadapi Persaingan Kerja, DPRD Samarinda Dorong Mahasiswa Kuasai Keterampilan Khusus

Tim Redaksi
POP
Tim Redaksi

POPNEWS.ID – DPRD Samarinda mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan ijazah perguruan tinggi dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Generasi muda dinilai perlu memiliki keterampilan teknis atau keahlian khusus yang sesuai dengan kebutuhan industri agar mampu bersaing setelah menyelesaikan pendidikan.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan perubahan dinamika dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi tambahan.

Menurutnya, kemampuan praktis menjadi salah satu modal penting untuk memperluas peluang mendapatkan pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.

“Dunia kerja saat ini sudah berbeda, mengantongi ijazah saja tidak cukup. Generasi muda harus memiliki skill sebagai modal utama setelah lulus kuliah,” ujar Helmi.

Pernyataan tersebut disampaikan Helmi usai menghadiri dialog kepemudaan yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) FKIP Universitas Mulawarman (Unmul) di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Samarinda.

Dalam kegiatan bertema “Beda Suara, Satu Tujuan: Merajut Kolaborasi Golongan Tua dan Golongan Muda Tanpa Sekat” tersebut, Helmi juga menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia mendorong organisasi mahasiswa membangun kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, perbankan hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui pelatihan, pendampingan, serta program peningkatan keterampilan atau upskilling .

Menurut Helmi, program semacam itu perlu diarahkan pada kebutuhan nyata dunia industri sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman dan kemampuan yang dapat diterapkan setelah lulus.

“Organisasi kepemudaan harus mampu membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga agar kegiatan pengembangan kapasitas dan pelatihan keterampilan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh mahasiswa,” pungkasnya.

Selain mendorong peningkatan kompetensi, Helmi mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang membangun komunikasi dengan lembaga legislatif.

Ia menjelaskan, DPRD Samarinda telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan beserta Rencana Aksi Daerah yang dapat dimanfaatkan sebagai landasan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan organisasi kepemudaan.

Melalui sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, serta menciptakan peluang ekonomi secara mandiri. (Adv)

Inti Berita

  • POPNEWS.ID – DPRD Samarinda mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan ijazah perguruan tinggi dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
  • Generasi muda dinilai perlu memiliki keterampilan teknis atau keahlian khusus yang sesuai dengan kebutuhan industri agar mampu bersaing setelah menyelesaikan pendidikan.
  • Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan perubahan dinamika dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi tambahan.
Tim Redaksi
POPNEWS
Penulis:

Tim Redaksi

Tim editorial Popnews yang menghadirkan kabar musik, film, selebritas, dan tren gaya hidup terkini.