Menteri Bintang Puspayoga menerangkan tanggal 22 Desember 1928, ada peristiwa perjuangan perempuan. Waktu itu berkumpul sekitar 30 organisasi perempuan.
Lebih dari seribu perempuan hadir mewakili seluruh organisasi di Indonesia berkumpul di pertemuan itu. Hari itu adalah Kongres Perempuan Indonesia di Ndalem Joyodipuran Keraton Yogyakarta 93 tahun lalu.
Mereka berkumpul untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Mereka juga membahas negara dan peran perempuan dalam memajukan negara.
"Mulai tahun 2019 dan seterusnya, kita terus melakukan tema besar yang sama dalam memperingati Hari Ibu Nasional: ‘Perempuan Indonesia Maju Berdaya’," ujar Menteri.
Menteri Puspayoga menegaskan Hari Ibu di Indonesia harus berbeda dengan Hari Ibu di luar negeri. Hari Ibu di Indonesia harus memperjuangkan hak-hak perempuan.
Simak video pernyataan Menteri Bintang Puspayoga selengkapnya di sini.
"Bagaimana kita bisa merekonstruksi perjuangan perempuan selama 93 tahun ini," ujar Menteri Bintang Puspayoga. (Redaksi)