
POPNEWS.ID – Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, turun langsung menemui para pekerja layanan publik saat badai salju besar melanda kota itu pada Senin, 23 Februari 2026.
Ia membagikan momen sahur bersama petugas kebersihan dan layanan darurat di tengah suhu beku yang melumpuhkan aktivitas warga.
Dalam video yang ia unggah di Instagram, Mamdani duduk semeja dengan para petugas sejak pukul 05.00 pagi.
Ia berbincang hangat, menyampaikan apresiasi, lalu mengikuti doa bersama sebelum mereka kembali bertugas membersihkan timbunan salju.
Sahur Bersama di Tengah Badai
Mamdani memulai kegiatannya bersama personel New York City Department of Sanitation (DSNY) yang bekerja sejak dini hari membuka akses jalan.
Ia kemudian mengunjungi fasilitas New York City Department of Parks and Recreation serta meninjau operasi penaburan garam oleh New York City Department of Transportation.
Badai salju yang menerjang kota itu tercatat sebagai salah satu yang terburuk dalam satu dekade terakhir.
Salju setebal hampir satu meter menutup sejumlah ruas jalan utama dan memaksa warga membatasi aktivitas.
Pemerintah kota mengerahkan ratusan personel dan armada bajak salju untuk mempercepat proses pembersihan.
Dalam unggahannya, Mamdani menegaskan rasa syukurnya kepada para pekerja garis depan. Ia menyebut mereka sebagai tulang punggung kota yang tetap hadir saat kondisi paling sulit.
Setelah santap sahur sederhana, seorang petugas memimpin doa dan memohon keselamatan bagi warga serta keluarga yang terdampak badai.
Tetapkan Travel Ban dan Liburkan Sekolah
Di tengah kondisi darurat, Mamdani mengambil langkah tegas.
Ia memberlakukan pembatasan perjalanan (travel ban) pada puncak badai guna memberi ruang bagi petugas membersihkan jalan.
Ia juga meliburkan sekolah-sekolah untuk menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Sejak otoritas cuaca mengeluarkan peringatan badai untuk 22–23 Februari, Mamdani rutin menggelar konferensi pers.
Ia menyampaikan pembaruan situasi, mengimbau warga tetap di rumah, dan memastikan distribusi logistik berjalan lancar.
Kehadiran langsung Mamdani di lapangan menuai pujian warganet.
Banyak warga menilai ia menunjukkan kepemimpinan yang empatik, terlebih karena momen itu berlangsung di bulan Ramadan.
Mamdani sendiri mencatat sejarah sebagai wali kota Muslim pertama New York City dan resmi menjabat pada 1 Januari 2026.
Ia kerap menyebut Ramadan sebagai bulan favoritnya dan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial.
Melalui aksi tersebut, Mamdani ingin menegaskan bahwa pemerintah kota berdiri bersama para pekerja dan warga dalam menghadapi cuaca ekstrem. (*)