
POPNEWS.ID – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud kembali mengunjungi daerah pelosok di Maloy, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Rudy Mas’ud didampingi beberapa pejabat Pemprov meresmikan proyek Jembatan Nibung, di Kutim, Selasa (24/2/2026).
Aktivitas kunjungan beredar melalui video yang direkam Nidya Listiono yang turut mendampingi Gubernur dan rombongan.
Dalam konten itu, Tio sapaan akrabnya, sempat menjelaskan terkait kendaraan mobil dinas yang digunakan saat itu.
Dalam video itu, rombongan gubernur terlihat menembus jalan berlumpur di wilayah Kutai Timur hingga masuk kawasan Maloy.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat akses jalan menjadi licin dan berat dilalui kendaraan mobil.
Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Bara Kaltim Sejahtera (BKS), Nidya Listiyono, yang turut mendampingi dalam kunjungan menjelaskan, bahwa agenda gubernur bukan sekadar safari Ramadan biasa.
“Kunjungan kerja Pak Gubernur kali ini mencakup wilayah Kutai Timur, termasuk Maloy. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana,” jelas Tio dalam video.
Kata dia, agenda kunjungan kerja sang gubernur ditemani bersama istrinya Sarifah Suraidah. “Kebetulan istri beliau, anggota DPR RI, ini bisa menjadi catatan atau masukan untuk diperjuangkan di DPR RI terkait kondisi infrastruktur,” katanya.
Menurut Tio, meski medan yang dilalui cukup berat, rombongan tetap berkomitmen menyelesaikan agenda kunjungan.
“Kondisi jalannya memang berlumpur karena cuaca, tapi beliau tetap ingin melanjutkan perjalanan. Itu menunjukkan komitmen beliau untuk melihat langsung progres di lapangan,” kata Nidya.
Tio menambahkan, selama setahun menjabat, Rudi Mas’ud konsisten turun langsung ke berbagai wilayah, termasuk daerah dengan aksesibilitas sulit.
“Selama setahun beliau menjabat sudah berkeliling sampai ke Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu. Beliau memggunakan kendaraan pribadi yang dipakai,” ungkapnya.
Dalam beberapa kali, lanjut Tio, Rudy selalau menggunaan kendaraan pribadi sesuai dengan jenis dan fungsinya. “Yang saya tahu, beliau memang menggunakan kendaraan pribadi untuk kegiatan seperti ini. Bahkan untuk medan off-road, beliau punya kendaraan khusus,” lanjutnya.
Bahkan Tio sempat merekam video jenis kendaraan yang digunaakn saat itu. Sambil menunjukkan, Tio memperlihatkan mobil pribadi gubernur jenis Toyota Lexus berwarna hitam.
Termasuk mobil jenis Land Rover Defender yang sering digunakan ke daerah-daerah peebatasan.
“Beliau juga punya Land Rover Defender yang sering digunakan untuk medan off-road, hanya saja saat ini sedang breakdown (dalam perbaikan),” jelasnya.
Menurut Tio, kehadiran langsung gubernur di lokasi proyek memberikan dampak psikologis positif bagi masyarakat.
“Warga merasa diperhatikan. Ketika gubernur datang langsung, itu memberi semangat tersendiri bagi masyarakat dan juga bagi kami yang terlibat dalam pembangunan,” katanya.
Puncak kunjungan kemarin di Kutim, yaitu agenda peresmian Jembatan Nibung yang menghubungkan Kecamatan Kaubun dan Pelawan di Kabupaten Kutai Timur.
“Jembatan Nibung ini sangat strategis. Dengan jembatan ini, konektivitas antarwilayah akan semakin baik dan distribusi logistik masyarakat menjadi lebih lancar,” papar Tio.
Ia berharap, kehadiran infrastruktur tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
“Kita berharap setelah jembatan ini diresmikan, arus ekonomi di Kutai Timur bisa tumbuh lebih cepat dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambahnya.
Aksi blusukan yang terekam dalam video itu dinilai menjadi gambaran gaya kepemimpinan yang lebih mengutamakan kehadiran fisik di lapangan. (redaksi)


