Tak Berkategori
Trending

Olivia Wilde Soroti “Alergi” Adegan Intim di Film, Singgung Standar Ganda Penonton Zaman Sekarang

POPNEWS.ID – Sutradara Don’t Worry Darling, Olivia Wilde, menyuarakan kegelisahannya terhadap arah industri film saat ini.



Dalam wawancara dengan Variety pada 25 Januari, Wilde menilai penonton modern—terutama dari kalangan Gen Z—semakin tidak nyaman dengan adegan seks atau keintiman di layar lebar.

Ia menyebut fenomena ini sebagai tanda adanya standar ganda dalam cara publik memandang kekerasan dan keintiman.

Lebih Menerima Kekerasan daripada Keintiman

Wilde mempertanyakan kecenderungan penonton yang tampak lebih santai menyaksikan adegan kekerasan ekstrem, termasuk tembak-menembak dan darah yang ditampilkan secara eksplisit, tetapi justru merasa risih saat film menampilkan adegan intim.

Menurutnya, kondisi ini terasa janggal. Ia menilai keintiman merupakan bagian alami dari pengalaman manusia, sama seperti konflik atau kekerasan.

Namun, industri film kini cenderung menghindari adegan tersebut karena khawatir menuai kritik atau disalahartikan sebagai eksploitasi.

Adegan Seks Bukan Sekadar Sensasi

Olivia Wilde menegaskan bahwa adegan intim dalam film tidak seharusnya dipandang sebatas aktivitas fisik.

Ia melihat keintiman sebagai medium penting untuk menyampaikan kerentanan emosional, dinamika kekuasaan, serta komunikasi antarkarakter.

“Keintiman bisa menjelaskan banyak hal tentang karakter tanpa perlu dialog panjang,” ujar Wilde.

Ia menilai penghapusan elemen ini berpotensi membuat cerita kehilangan kejujuran dan kedalaman emosional.

Kekhawatiran akan Film yang Terlalu “Steril”

Wilde juga mengkritik kecenderungan industri film yang bermain terlalu aman.

Menurutnya, ketakutan terhadap reaksi media sosial membuat banyak kreator memilih jalan paling netral.

Akibatnya, film terasa semakin steril dan jauh dari realitas kehidupan manusia yang kompleks.

Ia menegaskan bahwa kehidupan nyata tidak pernah sepenuhnya nyaman atau rapi, sehingga film seharusnya tidak takut menampilkan sisi tersebut selama dilakukan secara bertanggung jawab dan aman bagi para aktor.

Perspektif Gen Z dan Perubahan Selera Penonton

Di sisi lain, Wilde menyadari bahwa sebagian Gen Z memang lebih menyukai film yang berfokus pada persahabatan, aksi, atau alur cerita tanpa romansa berlebihan.

Banyak penonton muda menilai adegan intim sering kali tidak relevan dengan plot dan hanya menjadi pemanis yang tidak perlu.

Perbedaan pandangan ini menunjukkan adanya pergeseran selera dan nilai dalam konsumsi film.

Meski demikian, Wilde berharap diskusi ini membuka ruang refleksi, bukan sekadar penolakan.

“Hidup itu tidak steril, jadi kenapa film harus begitu?” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button