YOUR DAILY POP CULTURE FIX
Selasa, 27 Oktober 2026
TEKNOLOGI

Tepung Singkong Siap Diuji Coba Padamkan Karhutla

Popnews
Redaksi Popnews

JAKARTA — Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan bahwa penelitian inovatif mengenai pemanfaatan tepung singkong untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini telah siap memasuki tahap uji coba lapangan. Oleh karena itu, langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan solusi alternatif yang ramah lingkungan dalam menanggulangi bencana tahunan yang sering melanda berbagai wilayah di Indonesia, termasuk kawasan penyangga strategis di Kalimantan. Sementara itu, pengembangan riset ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, industri, serta lembaga pemerintah terkait.

Inovasi Hijau Berbasis Kearifan Lokal dan Sains

Pemanfaatan tepung singkong sebagai media pemadam api merupakan terobosan brilian yang memadukan potensi agrikultur Nusantara dengan teknologi sains modern. Di sisi lain, bahan alami ini dinilai lebih aman bagi ekosistem tanah dan air dibandingkan bahan kimia konvensional yang sering kali meninggalkan residu berbahaya. Melalui riset mendalam yang dilakukan oleh para peneliti BRIN, formula khusus berbahan dasar tepung singkong dirancang agar mampu mengikat air lebih lama pada titik api, sehingga proses pendinginan lahan gambut menjadi jauh lebih efektif.

Selain efisiensi teknis, penerapan inovasi ini juga membawa angin segar bagi perekonomian petani lokal. Beberapa keunggulan utama dari riset tepung singkong ini meliputi:

  • Bahan baku yang melimpah dan mudah ditemukan di dalam negeri.
  • Sifat organik yang ramah lingkungan serta aman bagi mikroorganisme tanah.
  • Biaya produksi yang lebih ekonomis dibandingkan bahan pemadam sintetis impor.
  • Potensi peningkatan kesejahteraan petani singkong melalui rantai pasok industri riset.

Kolaborasi Strategis Menuju Indonesia Tangguh Bencana

Keberhasilan uji coba ini tentu sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. Oleh sebab itu, BRIN terus memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan hasil riset dapat segera diaplikasikan secara massal di lapangan. Dengan adanya teknologi mitigasi yang semakin canggih ini, kita optimis bahwa masa depan pengelolaan lingkungan dan penanggulangan karhutla di Indonesia akan semakin adaptif, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan demi mewujudkan peradaban modern yang harmonis dengan alam. (red) (red)

*Penulis adalah Tim Analisis & Redaksi Politikal, mengulas dinamika pembangunan, sosial, dan ekonomi Kalimantan Timur untuk masyarakat beradab.

Inti Berita

  • Sementara itu, pengembangan riset ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, industri, serta lembaga pemerintah terkait.
  • Di sisi lain, bahan alami ini dinilai lebih aman bagi ekosistem tanah dan air dibandingkan bahan kimia konvensional yang sering kali meninggalkan residu berbahaya.
  • Selain efisiensi teknis, penerapan inovasi ini juga membawa angin segar bagi perekonomian petani lokal.
Redaksi Popnews
Penulis:

Redaksi Popnews

Tim editorial yang menghadirkan berita hiburan terkini dan terpercaya.

Diana Putri
Editor:

Diana Putri

Editor Hiburan Popnews