
POPNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Rapat Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah (PPKS).
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Jalan Dahlia, Samarinda Kota, pada Senin (16/3/2026).
Rapat ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda, Hero Mardanus Satyawan.
Turut hadir Kepala Disdikbud Asli Nuryadin, Kepala BKPSDM Fiona Citrayani, unsur Dewan Pendidikan, pengawas SMP, pengawas SD, serta penilik TK.
Evaluasi Calon Kepala Sekolah
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi calon kepala sekolah di tingkat SD dan SMP Negeri se- Samarinda.
Tim PPKS menekankan pentingnya proses seleksi yang objektif, profesional, dan berbasis kinerja.
Dalam rapat, tim membahas sejumlah aspek penilaian terhadap para kandidat, meliputi kompetensi kepemimpinan, rekam jejak kinerja, integritas, dan kelayakan memimpin satuan pendidikan.
Tim juga menilai tingkat kehadiran (absensi) dan capaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai indikator kedisiplinan dan produktivitas.
Sekitar 39 kandidat jadi pertimbangan untuk mengisi jabatan kepala sekolah di SMP dan SD Negeri.
“Kami ingin memastikan setiap calon memiliki kemampuan kepemimpinan dan integritas yang tinggi, sehingga dapat memajukan mutu pendidikan di Samarinda,” ujar Sekda Hero Mardanus Satyawan.
Peluang bagi PPPK dan Kebijakan Ke Depan
Selain evaluasi, rapat juga membahas rencana pengembangan kebijakan terkait pengangkatan kepala sekolah.
Pemerintah membuka peluang bagi pegawai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk mengisi jabatan kepala sekolah, sepanjang memenuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Asli Nuryadin menekankan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan sekolah yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, pemilihan kepala sekolah yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan dan kualitas pembelajaran di Samarinda.
Pemerintah Kota menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan berlangsung secara transparan dan adil, dengan penilaian berbasis data dan kinerja nyata.
Hal ini sekaligus menjadi upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan daerah.
Dengan rapat PPKS ini, Pemkot Samarinda berharap dapat menempatkan kepala sekolah yang mampu memimpin secara efektif, berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, serta menjadi teladan bagi guru dan siswa di seluruh sekolah negeri. (adv)



