
POPNEWS.ID – Aktris Elsa Japasal jarang terlihat di layar kaca tahun ini.
Ia mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut, yakni memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kenyamanannya demi menjaga kesehatan mental.
“Awal ke Jakarta setahun dua tahun itu banyak banget kerjanya, gak ada waktu liburan,” ujar Elsa saat ditemui dalam kanal YouTube Jeda Nulis, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, padatnya jadwal membuatnya kewalahan, sehingga ia kini lebih selektif dalam menerima tawaran pekerjaan.
Mengelola Stres dan Emosi
Elsa tidak menampik sempat menyesali keputusannya.
Namun, ia menegaskan pentingnya menyalurkan emosi agar tidak menumpuk.
“Awal-awal sih sayang, cuma karena emosi gak pernah diluapin, jadi ada titik meledak. Stres gitu,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengalaman awal karier membuatnya sadar bahwa bekerja terus-menerus tanpa jeda liburan bisa berdampak negatif pada kesehatan mental.
Oleh karena itu, Elsa lebih berhati-hati dalam menentukan proyek yang diambil.
Hindari Perasaan Overwhelmed
Elsa menjelaskan, ia sering merasa panik atau sesak napas ketika pekerjaan tidak sesuai ekspektasinya.
Oleh sebab itu, ia kini menilai setiap proyek sebelum menerima.
“Aku takut sketsa, aku takut banyak hal. Aku tuh sering panik kalau kerja dan gak sesuai sama pikiran aku, sering sesak napas, overwhelmed. Jadi kalau sketsa aku lihat orangnya, aku mampu gak. Kalau film ceritanya berat apa gak,” ungkapnya.
Pendekatan selektif ini membuat Elsa bisa menjaga kualitas kerja tanpa merasa terbebani.
Ia menekankan bahwa memilih proyek yang tepat bukan hanya soal profesionalisme, tetapi juga tentang kesehatan mental dan kualitas hidup.
Fokus pada Kedewasaan Pribadi
Selain urusan karier, Elsa juga menekankan pentingnya menjadi pribadi yang dewasa.
“Serius sekarang. Aku sudah 25 lo tahun ini,” katanya.
Ia ingin mengambil keputusan yang lebih matang dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi, tanpa terburu-buru atau tertekan.
Keputusan Elsa Japasal untuk selektif dalam menerima pekerjaan menunjukkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara karier dan kesehatan mental.
Para penggemar pun menantikan langkahnya selanjutnya, baik di layar kaca maupun proyek lain yang sesuai dengan kapasitasnya. (*)