YOUR DAILY POP CULTURE FIX
Senin, 26 Oktober 2026
LIFESTYLE

Ekspor Terasi Asahan ke Thailand Buka Peluang UMKM

Popnews
Redaksi Popnews

JAKARTA — Kementerian Perdagangan terus berkomitmen mendorong produk lokal agar mampu menembus pasar global melalui berbagai strategi kolaboratif. Menteri Zulkifli Hasan secara resmi melepas ekspor perdana 40 ton terasi Asahan ke Thailand dengan nilai mencapai Rp 230 juta. Oleh karena itu, momentum ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di tanah air.

Potensi Besar Terasi Asahan di Pasar Internasional

Keberhasilan mengirimkan komoditas terasi Asahan ke luar negeri membuktikan bahwa produk tradisional Indonesia memiliki standar kualitas yang tinggi. Sementara itu, cita rasa khas udang rebon dari daerah tersebut ternyata mampu memikat selera masyarakat konsumen di Thailand. Selain itu, pencapaian gemilang ini tidak terlepas dari kerja keras para perajin lokal yang konsisten menjaga mutu produksi secara higienis dan profesional.

Dalam era perdagangan bebas, kemampuan adaptasi terhadap regulasi global menjadi kunci utama keberhasilan ekspor. Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama kementerian terkait terus memberikan pendampingan intensif agar kapasitas produksi semakin meningkat. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, beberapa langkah strategis yang telah diimplementasikan meliputi:

  • Pelatihan standardisasi mutu produk pangan lokal.
  • Fasilitasi perizinan ekspor dan sertifikasi internasional.
  • Perluasan jaringan pemasaran digital melalui platform global.
  • Penguatan rantai pasok logistik dari daerah sentra produksi.

Membangun Optimisme Ekonomi Kerakyatan

Keberhasilan ekspor terasi Asahan ini diharapkan mampu memotivasi pelaku UMKM di berbagai wilayah lain untuk terus berinovasi. Di sisi lain, peningkatan volume ekspor juga akan berdampak langsung pada kesejahteraan para nelayan dan petani udang rebon lokal. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pelaku usaha, dan masyarakat, peradaban ekonomi nasional kita akan semakin tangguh dan berdaya saing global. (red)

*Penulis adalah Tim Analisis & Redaksi Politikal, mengulas dinamika pembangunan, sosial, dan ekonomi Kalimantan Timur untuk masyarakat beradab.

Pentingnya Informasi dan Dampak bagi Publik

Pemberitaan mengenai terasi Asahan menjadi perhatian utama masyarakat di Kalimantan Timur dan sekitarnya. Dinamika pembangunan serta kebijakan yang terus bergerak menuntut adanya pemahaman utuh dari seluruh lapisan masyarakat agar setiap informasi dapat terserap dengan baik dan berimbang.

Para pemangku kepentingan serta institusi terkait diharapkan terus membuka ruang komunikasi yang transparan, sehingga proses koordinasi dan implementasi kebijakan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan warga di lapangan tanpa hambatan berarti.

Komitmen Jurnalisme Berimbang dan Terpercaya

Sebagai media informasi terdepan Kalimantan Timur, Kalber senantiasa berkomitmen menyajikan liputan yang akurat, kredibel, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Upaya peliputan seputar terasi Asahan akan terus kami pantau dan perbarui secara berkala demi menjamin keterbukaan informasi publik yang berkualitas dan berimbang bagi masyarakat beradab.

Masyarakat diimbau untuk selalu menyaring informasi dari sumber resmi terverifikasi guna menghindari kesalahpahaman atau disinformasi di era percepatan arus informasi digital saat ini. (red)

Inti Berita

  • Kementerian Perdagangan terus berkomitmen mendorong produk lokal agar mampu menembus pasar global melalui berbagai strategi kolaboratif.
  • Menteri Zulkifli Hasan secara resmi melepas ekspor perdana 40 ton terasi Asahan ke Thailand dengan nilai mencapai Rp 230 juta.
  • Oleh karena itu, momentum ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di tanah air.
Redaksi Popnews
Penulis:

Redaksi Popnews

Tim editorial yang menghadirkan berita hiburan terkini dan terpercaya.

Diana Putri
Editor:

Diana Putri

Editor Hiburan Popnews