Tak Berkategori

Soleh Solihun Jadi Juri Indonesian Idol Season 14, Ini Alasan Kapasitasnya Tak Perlu Diragukan

POPNEWS.ID – Penunjukan Soleh Solihun sebagai juri Indonesian Idol langsung menyita perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan kapasitasnya karena selama ini ia lebih dikenal sebagai komika dan aktor, bukan musisi. Namun di balik sorotan tersebut, Soleh membawa rekam jejak panjang sebagai jurnalis musik senior.



Kehadirannya di kursi juri musim ke-14 justru menghadirkan warna berbeda. Ia tampil blak-blakan, kritis, dan tak segan menyampaikan catatan tajam kepada para peserta.

Rekam Jejak Soleh Solihun di Industri Musik

Sebelum terkenal luas di dunia stand-up comedy, Soleh lebih dulu meniti karier sebagai jurnalis musik. Ia pernah menjadi reporter di Majalah Trax (2004–2005). Kariernya berlanjut sebagai editor di Playboy Indonesia (2006–2008) dan Rolling Stone Indonesia (2008–2012).

Pengalaman panjang tersebut membentuk perspektif kritisnya dalam menilai kualitas vokal, karakter musikalitas, hingga konsistensi penampilan peserta. Latar belakang inilah yang sebenarnya menjadi dasar kepec keputusannya duduk di meja juri Indonesian Idol Season 14.

Respons Soleh Soal Pro dan Kontra Warganet

Gaya komentar Soleh yang lugas dan tanpa basa-basi sempat menuai pro dan kontra. Sebagian penonton menilai ucapannya terlalu “pedas”. Namun, Soleh memilih menanggapi kritik tersebut dengan santai.

“Saya mah segala macam komentar, mau dia suka atau tidak suka akan penampilan saya (sebagai juri), segala macam komentar saya syukuri,” ujar Soleh saat ditemui di Bakmi Sedjuk Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, komentar positif maupun negatif tetap menunjukkan bahwa publik memberi perhatian terhadap kinerjanya.

“Ketika orang berkomentar, mau dia setuju atau tidak setuju, mau dia suka atau tidak suka, berarti saya sudah menarik perhatian mereka sehingga memberikan waktunya buat mengomentari kinerja saya. Jadi saya sih komentar positif maupun negatif, saya syukur Alhamdulillah,” lanjutnya.

Soroti Konsistensi Peserta Indonesian Idol

Tak hanya merespons kritik, Soleh juga secara terbuka menyoroti kualitas peserta musim ini. Ia menilai banyak kontestan belum mampu menjaga konsistensi performa dari minggu ke minggu.

“Masih banyak yang peserta yang nggak konsisten. Kadang bagus, kadang minggu depannya jelek,” tuturnya.

Ia mengibaratkan kompetisi Indonesian Idol seperti maraton yang membutuhkan stamina dan ketahanan mental.

“Makanya saya selalu bilang kompetisi itu seperti maraton, orang butuh stamina. Nggak bisa butuh bagus di satu episode aja, butuh bagus juga di episode-episode lain,” tegasnya.

Seiring berjalannya kompetisi, sebagian penonton mulai memahami sudut pandang yang dibawa Soleh ke meja juri. Ia tidak sekadar memberi pujian, melainkan menghadirkan kritik konstruktif berbasis pengalaman panjangnya di industri musik.

(Redaksi)

Show More
Back to top button