Advertorial
Trending

Kolaborasi Besar, Pemkot Samarinda Dorong Kampung Tenun Naik Kelas Jadi Desa Wisata Maju

POPNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong percepatan pengembangan Kampung Tenun Samarinda Seberang sebagai desa wisata maju.



Upaya ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Bank Indonesia, hingga Otoritas Jasa Keuangan.

Pemkot menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ekosistem pariwisata yang kuat dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyatakan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni.

Pemkot langsung mengintegrasikan langkah konkret melalui peluncuran program pengembangan pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif.

Program Terintegrasi Dorong UMKM Naik Kelas

Pemkot Samarinda menggabungkan pengembangan desa wisata dengan program pemberdayaan UMKM melalui kegiatan business matching, pembiayaan, serta edukasi literasi keuangan dalam Program BUMI ETAM seri ke-11.

Program ini menjadi turunan dari kebijakan daerah yang berfokus pada penguatan desa wisata berbasis potensi lokal.

Pemkot aktif meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, pendampingan produk, hingga digitalisasi promosi.

Langkah ini mendorong UMKM Kampung Tenun agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus mempertahankan nilai budaya lokal sebagai identitas utama.

Penguatan Branding dan Integrasi Destinasi

Pemkot Samarinda juga memperkuat strategi branding kota sebagai destinasi wisata unggulan.

Pemkot mengoptimalkan potensi sejumlah titik strategis seperti Teras Samarinda, Pasar Pagi, dan Kampung Tenun sebagai satu kesatuan destinasi yang terintegrasi.

“Kita harus memperkuat branding Samarinda sebagai kota yang menarik untuk dikunjungi. Semua potensi harus diangkat dan dikembangkan,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot mengembangkan konsep wisata susur Sungai Mahakam yang menggabungkan unsur budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif.

Strategi ini memperkuat daya tarik wisata sekaligus memperpanjang lama kunjungan wisatawan di Samarinda.

Manfaatkan Momentum Kehadiran IKN

Pemkot Samarinda memanfaatkan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai peluang strategis untuk meningkatkan kunjungan wisata.

Pemkot menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung serta memperkuat identitas kota agar mampu bersaing sebagai daerah penyangga utama.

Marnabas menegaskan bahwa Pemkot tidak hanya berfokus pada peningkatan kunjungan, tetapi juga memastikan dampak ekonomi langsung dirasakan masyarakat.

“Kami ingin pariwisata menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah,” pungkasnya.

Melalui langkah terukur dan kolaborasi berkelanjutan, Pemkot Samarinda optimistis Kampung Tenun dapat berkembang menjadi desa wisata maju yang berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Adv)

Show More
Back to top button