
POPNEWS.ID – Luka Modric menyampaikan simpati kepada Cristiano Ronaldo yang tengah menghadapi polemik bersama Timnas Portugal.
Mantan rekan setimnya di Real Madrid itu berharap konflik yang melibatkan Ronaldo dan pelatihnya segera menemukan jalan keluar agar sang megabintang bisa mengakhiri perjalanan bersama tim nasional dengan perpisahan yang layak.
Perselisihan tersebut mencuat ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Timnas Portugal di tengah agenda UEFA Nations League pada jeda internasional. Dalam periode tersebut, Ronaldo hanya bermain satu kali dari empat kesempatan yang tersedia.
Situasi itu kemudian memicu berbagai spekulasi mengenai hubungan Ronaldo dengan tim pelatih Portugal. Ronaldo selanjutnya memberikan klarifikasi dan mengaku merasa dibohongi oleh pelatih Jorge Jesus.
Ia menyebut pelatih tersebut telah memintanya melakukan pemanasan, tetapi tidak kunjung memberinya kesempatan bermain.
Ronaldo Terancam Hukuman dari Federasi Portugal
Keputusan Ronaldo meninggalkan kamp tim nasional juga berpotensi mendatangkan konsekuensi. Federasi sepak bola Portugal memiliki aturan yang mengatur kewajiban pemain ketika memenuhi panggilan tim nasional.
Karena itu, Ronaldo terancam menerima hukuman larangan bermain jika federasi menilai tindakannya melanggar ketentuan yang berlaku.
Meski menghadapi risiko tersebut, Ronaldo dikabarkan siap menerima konsekuensi atas tindakannya. Perselisihan ini pun menambah ketegangan dalam hubungan Ronaldo dengan tim nasional, terutama ketika pemain berusia 41 tahun itu mendekati penghujung karier profesionalnya.
Luka Modric Berharap Ronaldo Mendapat Perpisahan Layak
Luka Modric turut menanggapi situasi yang menimpa mantan rekannya tersebut. Gelandang asal Kroasia itu mengaku belum berbicara langsung dengan Ronaldo sehingga belum mengetahui secara pasti duduk perkara yang sebenarnya.
“Saya belum berbicara dengannya. Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi,” bukanya dilansir dari Tribuna.
Modric kemudian menyampaikan harapannya agar persoalan tersebut segera selesai. Ia juga menilai Ronaldo layak mendapatkan penghormatan atas kontribusinya selama membela Portugal.
“Sayang sekali hal itu terjadi di negaranya. Cristiano pantas mendapatkan perpisahan yang layak. Saya berharap semuanya bisa diselesaikan, karena Cristiano adalah pemain terhebat dalam sejarah Portugal,” tegasnya.
Modric dan Ronaldo pernah memperkuat Real Madrid bersama selama enam musim, dari 2012 hingga 2018. Keduanya turut mengantarkan Los Blancos meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk empat trofi Liga Champions. Kedekatan tersebut membuat dukungan Modric menjadi perhatian di tengah polemik Ronaldo bersama Portugal.
(*)


