
POPNEWS.ID – Selebgram sekaligus dokter koas, Cindy Rizap, akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyeret namanya dalam dugaan keretakan rumah tangga mantan penyanyi cilik Maissy Pramaisshela dan suaminya, Riky Febriansyah Saleh.
Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan menyebut ia menjadi korban fitnah yang merugikan secara pribadi.
Cindy menyampaikan bahwa ia berusaha tetap tenang menghadapi berbagai komentar negatif yang beredar di media sosial.
Ia mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga dan orang-orang terdekat selama menghadapi situasi ini.
“Orang tua, keluarga, dan teman-teman terus memberikan semangat. Mereka tahu seperti apa saya sebenarnya,” ujar Cindy.
Bantah Pamer Kekayaan
Selain isu perselingkuhan, Cindy Rizap juga menanggapi anggapan publik yang menilai dirinya kerap memamerkan gaya hidup mewah.
Ia membantah tudingan tersebut dan menegaskan tidak pernah mengklaim diri sebagai orang kaya.
Menurut Cindy, barang-barang yang ia gunakan sebagian besar merupakan pemberian dari orang tuanya.
Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah secara khusus membuat konten untuk memamerkan kekayaan.
“Saya tidak pernah bilang saya orang kaya. Barang yang saya pakai banyak dari orang tua, dan saya tidak pernah pamer habis beli ini atau itu,” jelasnya.
Terkait sorotan publik mengenai dirinya yang disebut menggunakan barang mewah saat bertugas sebagai koas, Cindy menegaskan bahwa hal tersebut hanya bagian dari konten media sosial.
Ia memastikan bahwa dalam praktiknya, ia tetap mematuhi aturan yang berlaku di rumah sakit.
Ia mengaku selalu mengenakan pakaian sederhana dan tidak menggunakan aksesori berlebihan saat menjalani tugas medis.
Bahkan, ia menyebut tidak memakai riasan mencolok demi menjaga profesionalitas.
“Kalau koas, saya pakai sesuai aturan rumah sakit. Tidak pakai makeup dan tidak pakai aksesori yang berlebihan,” tegasnya.
Ambil Hikmah dari Polemik
Di tengah polemik yang berkembang, Cindy Rizap memilih mengambil sisi positif dari peristiwa ini.
Ia mengaku menjadi lebih dekat secara spiritual dan berusaha memperkuat diri menghadapi tekanan publik.
Ia juga bersyukur masih ada pihak-pihak yang berinisiatif meluruskan informasi yang beredar.
Beberapa teman dekatnya bahkan disebut turut membantu memberikan klarifikasi secara langsung.
Cindy berharap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa konfirmasi.
Ia mengingatkan bahwa apa yang terlihat di media sosial tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.
“Semoga ke depan orang-orang bisa lebih bijak dalam menilai dan tidak langsung percaya begitu saja,” pungkasnya. (*)

