FilmHiburan
Trending

Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa Bergeser, Jumbo Pecahkan Rekor 10 Juta Penonton

POPNEWS.ID – Peta perfilman Indonesia kembali mengalami pergeseran besar.



Tahun 2025 mencatat sejarah baru dengan hadirnya dua film yang masuk daftar 10 film Indonesia dengan penonton terbanyak sepanjang masa, yaitu Jumbo dan Agak Laen: Menyala Pantiku.

“Jumbo” Menjadi Film Indonesia Pertama yang Menembus 10 Juta Penonton

Film animasi garapan Ryan Adriandhy, Jumbo resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan 10.233.002 penonton.

Film ini berhasil menarik perhatian semua kalangan berkat perpaduan drama keluarga, komedi, dan fantasi.

Deretan pengisi suara ternama, seperti Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, dan Ariel NOAH, memperkuat daya tarik Jumbo.

Keberhasilan ini menandai fenomena baru dalam perfilman Indonesia, di mana animasi bisa bersaing dengan film live-action dalam jumlah penonton.

Genre Horor Masih Menguasai Pasar

Film horor fenomenal KKN di Desa Penari (2022) masih menempati posisi ke dua dengan 10.061.033 penonton.

Film dengan sutradara Awi Suryadi dan pemain film Tissa Biani, Adinda Thomas, serta Achmad Megantara, film ini mengangkat cerita misteri dengan nuansa horor Jawa yang kental.

Selain itu, sekuel Pengabdi Setan 2: Communion (2022) berhasil mengundang 6,3 juta penonton, membuktikan bahwa horor Indonesia tetap menjadi genre favorit masyarakat.

Film ini menampilkan ketegangan lanjutan dari keluarga Rini dengan skala cerita yang lebih besar.

Sekuel Komedi dan Romansa Memikat Penonton

Film komedi Agak Laen (2024) dan sekuelnya Agak Laen: Menyala Pantiku (2025) juga meraih keberhasilan yang luar biasa.

Film pertama meraih 9.127.602 penonton, sedangkan sekuelnya sukses menembus 9,3 juta penonton hanya dalam 29 hari.

Humor absurd yang dekat dengan keseharian membuat bioskop selalu penuh tawa.

Muhadkly Acho sebagai sutradara menghadirkan humor yang diterima luas oleh berbagai generasi, dibantu oleh aktor seperti Bene Dion, Indra Jegel, Boris Bokir, dan Oki Rengga.

Kesuksesan sekuel ini membuktikan film Indonesia mampu mematahkan “kutukan sekuel” yang sering menurunkan jumlah penonton.

Kemudian, film romansa remaja Dilan 1990 (2018) dan Dilan 1991 (2019) tetap memikat penonton, masing-masing meraih 6,3 juta dan 5,2 juta penonton.

Kisah cinta aktor pria dan wanita sukses menciptakan fenomena budaya pop dan menjadi salah satu film remaja terlaris Indonesia.

Film Populer Lain dan Perubahan Daftar 10 Besar

Film Miracle in Cell No. 7 (2022) dan Vina: Sebelum 7 Hari (2024) juga masuk daftar 10 besar dengan penonton lebih dari 5,8 juta.

Kedua film menonjolkan kisah emosional dan cerita nyata yang menguras emosi penonton.

Sementara itu, Sewu Dino (2023) harus rela keluar dari daftar 10 besar.

Film horor karya Kimo Stamboel sebelumnya sempat populer dengan 4,8 juta penonton, namun kalah saing dengan film-film baru yang rilis lebih akhir. (*)

Show More
Back to top button