
POPNEWS.ID – Legenda Manchester United, Ryan Giggs, kembali menegaskan pandangannya soal siapa rekan setim terbaik yang pernah bermain bersamanya di Old Trafford. Di tengah nama-nama besar yang pernah menghiasi skuad Setan Merah, Giggs secara tegas menyebut Paul Scholes sebagai pemain terbaik yang pernah menjadi partnernya di lapangan, mengungguli megabintang Cristiano Ronaldo.
Pernyataan ini menegaskan konsistensi pandangan Giggs terhadap sosok Scholes, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai jantung permainan Manchester United. Meski Giggs tidak menampik pencapaian luar biasa Cristiano Ronaldo, ia tetap menilai kualitas teknis dan pemahaman permainan Scholes berada di level yang berbeda.
Ryan Giggs menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Manchester United selama 24 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, ia mencatatkan rekor luar biasa dengan meraih 13 gelar juara Liga Inggris, sebuah pencapaian yang hingga kini belum tertandingi pemain lain.
Era Panjang Ryan Giggs dan Paul Scholes di Old Trafford
Ryan Giggs dan Paul Scholes menjadi bagian penting dari era keemasan Manchester United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Keduanya bermain bersama selama kurang lebih 18 tahun, sebuah durasi yang mencerminkan konsistensi, loyalitas, dan keberhasilan klub dalam menjaga stabilitas tim.
Scholes berperan sebagai pengatur tempo permainan dari lini tengah. Ia dikenal memiliki visi bermain luar biasa, akurasi umpan tinggi, serta kemampuan membaca permainan yang sangat tajam. Giggs, yang beroperasi di sisi sayap, kerap menjadi penerima manfaat dari umpan-umpan presisi Scholes yang mampu membelah pertahanan lawan.
Kolaborasi keduanya membantu Manchester United mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa. Bersama Scholes, Giggs merasakan berbagai momen penting, mulai dari persaingan sengit di Premier League hingga kejayaan di Liga Champions.
Bagi Giggs, kebersamaan jangka panjang tersebut memberikan pemahaman mendalam terhadap kualitas Scholes, bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai otak permainan tim.
Cristiano Ronaldo dan Era Kejayaan Modern MU
Selain Scholes, Giggs juga menjadi saksi langsung kehadiran Cristiano Ronaldo di Manchester United. Ronaldo bergabung dengan MU pada 2003 dan mencapai puncak performanya pada periode 2006 hingga 2009.
Dalam kurun waktu tersebut, Ronaldo membantu Manchester United meraih enam trofi penting, termasuk gelar Liga Inggris dan Liga Champions. Puncaknya terjadi pada 2008, saat Ronaldo memenangkan Ballon d’Or pertamanya, sebuah pencapaian individual tertinggi dalam sepak bola dunia.
Giggs mengakui bahwa dari sisi prestasi dan pengaruh global, Cristiano Ronaldo merupakan pemain luar biasa. Kecepatan, kekuatan fisik, kemampuan mencetak gol, dan mentalitas kompetitif Ronaldo memberikan dimensi baru dalam permainan Manchester United.
Namun, bagi Giggs, pencapaian dan ketenaran tidak selalu menjadi satu-satunya tolok ukur kualitas seorang pemain di dalam tim.
Penilaian Giggs: Scholes Punya Kualitas Unik
Dalam wawancara dengan Premier League Productions pada 2020, Ryan Giggs mengungkapkan secara terbuka pandangannya tentang perbandingan Scholes dan Ronaldo. Pernyataan tersebut kemudian dikutip oleh Manchester Evening News dan kembali menjadi sorotan publik.
“Orang-orang selalu bertanya siapa pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya. Dari segi pencapaian, mungkin Cristiano,” ujar Giggs.
Namun, Giggs menegaskan pilihannya dengan sangat jelas. “Tapi pemain United terbaik yang pernah bermain bersama saya adalah Scholes. Tidak ada pemain lain seperti dia,” lanjutnya.
Giggs menilai Scholes memiliki kualitas yang tidak dimiliki pemain lain. Kemampuan mengendalikan permainan, mengambil keputusan cepat, dan menjaga ritme tim membuat Scholes menjadi sosok yang sangat vital di lapangan.
Bagi Giggs, kehadiran Scholes memberikan rasa aman dan stabilitas. Ia menilai permainan Manchester United berjalan lebih terstruktur dan efektif ketika Scholes berada di lini tengah.
Pengakuan dari Lawan dan Rekan Sezaman
Pandangan Giggs terhadap Scholes bukanlah hal baru. Banyak legenda sepak bola dunia, termasuk lawan-lawan Manchester United, juga memberikan pujian serupa kepada Scholes. Beberapa di antaranya bahkan menyebut Scholes sebagai gelandang paling cerdas yang pernah mereka hadapi.
Meski tidak setenar Ronaldo secara global, Scholes mendapatkan respek tinggi dari kalangan pemain, pelatih, dan analis sepak bola. Ia dikenal rendah hati, minim kontroversi, dan lebih memilih membuktikan kualitasnya lewat permainan di lapangan.
Giggs melihat hal tersebut sebagai keunggulan tersendiri. Menurutnya, Scholes tidak membutuhkan sorotan untuk menunjukkan pengaruh besar terhadap tim.
Warisan Dua Legenda Manchester United
Perbandingan antara Paul Scholes dan Cristiano Ronaldo kerap memicu perdebatan di kalangan penggemar. Namun, pernyataan Ryan Giggs menunjukkan bahwa setiap pemain memiliki peran dan keunggulan masing-masing dalam sejarah Manchester United.
Cristiano Ronaldo meninggalkan warisan sebagai pencetak gol fenomenal dan ikon global klub. Sementara itu, Paul Scholes dikenang sebagai arsitek permainan yang menjadi fondasi kesuksesan jangka panjang Manchester United.
Bagi Ryan Giggs, kebersamaan, konsistensi, dan pengaruh Scholes dalam permainan tim menjadikannya rekan setim terbaik sepanjang kariernya di Old Trafford. Pandangan ini sekaligus menegaskan bahwa dalam sepak bola, kualitas sejati tidak selalu diukur dari jumlah trofi individu, tetapi dari seberapa besar kontribusi seorang pemain terhadap permainan tim secara keseluruhan.
